Tampilkan postingan dengan label Bontang Post Online Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bontang Post Online Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Rabu, 07 September 2016

Anaknya Dituduh Curi Uang di Sekolah, Jawaban Wanita Ini Bikin Para Guru dan Polisi tak Berkutik

Anaknya Dituduh Curi Uang di Sekolah, Jawaban Wanita Ini Bikin Para Guru dan Polisi tak Berkutik. Seorang ibu tiba-tiba menerima telepon dari guru anaknya pada jam kantor.
Dilansir Eberita.org, guru tersebut mengatakan bahwa anak ibu tersebut telah mencuri uang di sekolah.
Ibu ini nyaris tidak percaya. "Anakmu di sekolah mencuri uang Bu Wang 1000 yuan! Dia sudah mengakuinya! Polisi juga sedang datang kemari......"


Tidak perduli anak saya melakukan kesalahan apapun, tolong jangan dahulu memukuli atau memarahi anak saya, tunggu saya sampai saya datang, saya akan mengatasi semuanya!"
Kemudian dia meminta guru tersebut untuk mengijinkan dia berbicara kepada anaknya.
Dengan menangis anaknya berkata: "Mama!"
Ibunya berkata: "Jangan takut, mama akan segera datang!"
Pada saat ibu tersebut sampai di sekolah, di depan sekolah telah berhenti sebuah mobil polisi.
Di dalam ruang guru ada 2 orang polisi, 2 orang guru dan seorang paruh baya, kepala dari guru bimbingan murid.
Guru wanita tersebut dengan marah berkata: "Anakmu pagi ini mengambil uang saya sebesar 1000 yuan dari laci meja saya, dia sudah mengakuinya, lihat bagaimana kamu menyelesaikannya !"
Ibu tersebut tidak langsung merespon guru tersebut, melainkan langsung mencari anaknya.
Sang anak dengan badan gemetaran duduk di atas lantai, bajunya kotor, wajahnya penuh bekas air mata. Sang ibu langsung memeluk anaknya.

"Mama! Mereka mau memasukan saya ke dalam penjara, saya sangat takut..."
"Anakku, jujur sama mama, mama akan percaya!"
Anak tersebut menggelengkan kepalanya dan berkata: "Tidak".
Mama menenangkan anaknya, kemudian bangkit berdiri: "Saya percaya kepada anak saya, dia berkata tidak mencuri maka dia tidak mencuri!"
Sang anak melihat kepada ibunya dengan tatapan berterimakasih.

Dengan mata yang melotot dan senyuman dingin guru tersebut berkata: "Dia tadi sudah mengakuinya!"

"Kalau begitu katakan bagaimana anak saya mengakuinya? Dan uang yang dia curi berada dimana? Bukti kalau anak saya mencuri di mana? Menangkap anak saya tanpa bukti?"

Polisi yang berdiri disana berkata: "Memang benar tidak ada bukti, tetapi anakmu sendiri sudah mengakuinya."

Dengan tidak sabar guru tersebut menceritakan kembali kejadian bagaimana ia menyelidiki anaknya.
Sang ibu memutar menoleh kepada anaknya, bertanya: "Apa yang dikatakan gurumu adalah benar?"
Sang anak menggelengkan kepala: "Bu guru sejak awal tidak mengijinkan saya masuk ke kelas. Dia langsung memanggil polisi, saya sangat takut. Tapi Bu guru berkata jika kamu mengakuinya maka kamu boleh pulang..."

Dengan marah mamanya berkata kepada guru tersebut: "Pertanyaan yang disertai ancaman, apa ini yang dinamakan menyelidiki? Saya mau mengadukan kamu dengan tuduan memfitnah!"

Kemudian sang ibu membawa anaknya pulang.

Dalam perjalanan pulang, dengan penuh rasa berterima kasih sang anak memeluk ibunya, berkata, "Mama, terima kasih"

Sesampainya sang ibu di rumah, kepala dari guru bimbingan murid menelepon. Ia memberitahukan bahwa uang 1000 yuan yang hilang telah ditemukan.

Ternyata guru tersebut tanpa sadar telah menaruh uang di laci yang satu lagi.

Kejadian ini membuat sang anak tahu bahwa ibunya memberikan rasa aman dan keberanian yang luar biasa. Seorang ibu yang percaya kepada anaknya sendiri adalah seorang ibu yang bijaksana.

Sumber: http://batam.tribunnews.com

Adakah Tanda Ini Pada Istrimu?? Ini 5 Tanda Pada Tangan Wanita Yang Bikin Hoki dan Tidak Berkekurangan Seumur Hidup

Wanita Dengan 5 Jenis Tangan Ini Tidak Akan Kekurangan Uang Seumur Hidup! Coba Lihat Apakah Kamu Termasuk Di Dalamnya?


1. Wanita yang bertelapak tangan tebal.

Para wanita yang bertelapak tangan tebal biasanya memiliki perekonomian yang stabil dan baik. Mereka memiliki pemasukan yang tinggi dan tidak kekurangan uang sepanjang hidupnya.

2. Wanita yang bagian tengah telapak tangannya masuk ke dalam.
Ladies, coba buka telapak tanganmu dan lihat apakah bagian tengahnya masuk kedalam. Jika ya, maka besar kemungkinan kamu menjadi kaya, tidak kekurangan uang belanja, bahkan punya tabungan yang cukup!

3. Wanita yang punya banyak garis kekayaan.

Ladies, coba lihat diantara jari manis dan jari kelingkingmu apakah ada banyak garis kecil tipis-tipis? Garis ini adalah garis kekayaan. Jika garis tersebut ada banyak dan terlihat jelas, berarti seumur hidup kamu tidak akan kekurangan uang.

4. Wanita yang bentuk tangannya panjang dan ramping.

Para wanita yang memiliki bentuk tangan yang ramping serta berjari panjang biasanya memiliki perkerjaan yang santai dengan pemasukan tinggi. Mereka tidak perlu bekerja keras untuk mendapatakan uang.

5. Wanita yang bertelapak tangan kemerahan.

Ladies, coba buka telapak tanganmu. Jika telapak tanganmu keras dan bewarna keputihan, artinya kamu harus bekerja keras untuk mendapatkan uang. Namun jika telapak tanganmu berwarna kemerahan, artinya kamu termasuk orang yang beruntung alias hoki! Tanpa bekerja keras pun kamu tidak akan kekurangan uang.

Nah .. Dari kelima jenis tangan diatas, kamu termasuk jenis keberapa..??


SUMBER : CERMINAN.COM

Kakek Tua Pembersih Rumput yang Rela Menabung Untuk Berqurban.. Ya Allah

Kemarin saya sempat melihat berita tentang nenek miskin yang bisa memberikan kambing untuk Qurban Idul Adha. Nenek tersebut kondisi rumahnya jauh dari kesan mapan, pekerjaannya hanya seorang buruh tani, beliau menabung sedikit demi sedikit agar bisa membeli kambing untuk qurban. Subhanallah.. Berita yang cukup membuat haru dan salut.


Disini saya juga ingin membagikan cerita tentang tetangga saya. Hampir mirip ceritanya dengan si Nenek berhati mulia yang diliput salah satu stasiun TV itu. Kalau tetangga saya adalah seorang kakek tua, Mbah Pardi namanya, beliau hidup sendirian tanpa anak-anaknya. Anak-anaknya sama sudah berkeluarga dan kehidupan mereka sama pas-pasan juga. 

Semenjak muda pekerjaannya mbah Pardi adalah menjadi buruh tani dan serabutan, disuruh pekerjaan -kasar dan berat- apa saja mau. Kini di usianya yang sudah sepuh, mbah Pardi lebih suka mengembala kambing, jadi pekerjaannya setiap hari mencari rumput untuk kambing-kambingnya sembari sesekali disuruh orang untuk membersihkan halaman dan mencabuti rumput liar (saya termasuk yang sering meminta tolong beliau untuk membersihkan halaman rumah).


Tahun lalu, orang sepuh yang harusnya menjadi mustahiq zakat ini memberikan salah satu kambingnya untuk berqurban. Dan itu cukup menginspirasi saya agar tahun ini turut memeriahkan idul Adha dengan ikut berqurban meski sebenarnya tabungan kami bisa dibilang masih tipizzz.. dan kebutuhan ini itu sepertinya tak ada habisnya (untuk dijadikan alasan tak usah dulu mengeluarkan budget untuk berqurban..).

Mbah Pardi tahun ini tidak berqurban, meski masih punya beberapa ekor kambing. Kelihatannya kambing itu masih kecil-kecil dan beliau harus merawat adiknya (yang hingga tua masih berstatus bujang, sehingga saat sakit parah tak punya anak istri yang merawatnya). Adiknya itu sakit yang sudah menjadi kembang bayang, segala aktifitas termasuk mandi, buang air sampai makan dan minum harus dibantu.

Subhanallah.. smoga laki-laki tua itu panjang umur dan terus menginspirasi kebaikan untuk orang sekitarnya.. amiin.

Moon Cake Festival , Buddhist Center Samarinda

Buddhist Center Samarinda

Pertamaaaa dan satu satunyaaaaa!!!!! Terbuka untuk Umum di Samarinda dan Kalimantan Timur, Buddhist Center Samarinda mempersembahkan kepada seluruh masyarakat Samarinda dan kaltim pagelaran Moon Cake Festival !!! Acara akan dimeriahkan dengan pesta lampion, bazar vegetarian, barongsai show, parade kostum dewa dewi, fashion show kids, drama, live musik, photo spot dan akan ditutup dengan pelepasan 1000 lampion harapan. Ayooo ajak semua keluarga, sahabat dan rekan rekan kita semua. Hanya di Buddhist Center Samarinda jl DI Panjaitan pada tanggal 13 - 15 september 2016 pukul 18.00 - 22.00 — senang sekali . btw karena kita mendukung Go green ....kembali Mencintai Alam jadi pelarangan Kawasan Merokok.. dimohon Pengertiannya .... Trimakasih.
Kamis, 16 Juni 2016

Bukan Orang Miskin, Ternyata Ibu Saeni adalah Pengusaha Warteg yang Punya 3 Cabang di Beberapa Kota


Terkait dengan skandal warteg yang heboh beberapa hari kemarin,dimana media sekuler yaitu media radikal terhadap umat islam. Seperti kompas dan media sekuler lainnya serta beberapa oknum yang meng atas nama kan kemuanusia,Mereka membertitakan hal tersebut secara tandesius dan menyudutkan islam.Maka pihak ulama banten yang tergabung dengan FORUM ULAMA BANTEN turut prihatin serta berusaha melakukan peninjauan lansung guna mencari kebenaran data dan fakta di lapangan,

Setelah di lakukan survey lansung  kelapangan oleh tim ulama banten tersebut ,maka di temukanlah sebuah titik terang tentang siapa Ibuk warteg dan siapa yang memblow up berita ini secara wah sehingga skandal ini berkaitan dengan penghapusan perda secara kontroversial oleh oknum anti islam
Data sebagai berikut  dari hasil investigasi FORUM ULAMA BANTEN 

*Bu Saeni bukanlah orang miskin ,tetapi merupakan salah satu pengusaha WARTEG yang mempunyai beberapa cabang di beberapa kota ,

*Bu Saeni bukanlah warga serang banten, melainkan adalah pengusaha warteg yang saat itu sedang melakukan kotroling di cabang-cabangnya.

* yang memblow up berita tersebut menjadi wah adalah media sekuler radikal terhadap islam yaitu  kompas  dan media sekuler yang cendrung radikal melihat islam.

*Penyumbang utama BU saeni merupakan relawan jokowi dan kompas

Dari data yang di temui di lapangan tersebut maka terlihat jelas siapa mereka yang sengaja menggunakan moment ini untuk menyudukan islam secara terorganisir dan sistemik

Nah Loh..MUI Banten Akan Proses Hukum Ibu Saeni Dan Kirim Surat Ke Presiden Dan Mendagri !!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten menyampaikan enam rekomendasi hasil rapat dengan para tokoh dan ulama Banten, terkait polemik razia rumah makan saat bulan puasa oleh Pol PP, di antaranya soal razia warteg milik Saeni di Kota Serang.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten melalui Ketua Bidang Komunikasi Data dan Informasi Zainal Abidin Sujai di Serang, Kamis (16/6/2016) mengatakan, terdapat enam kesepakatan dari hasil musyawarah pengurus MUI dengan para tokoh Banten menyikapi polemik razia rumah makan pada bulan Ramadhan yang menjadi polemik saat ini di masyarakat. Sehingga dari enam poin yang disepakati ini nantinya akan ditindaklanjuti ke pemerintah pusat.

"Keenam poin itu di antaranya melakukan proses hukum atas Saeni lantaran dianggap melanggar Perda Kota Serang No 2 Tahun 2010 karena membuka rumah makan siang hari di bulan Ramadhan," kata Zaenal Abidin.

Kesepakatan lainnya, kata dia, memberikan pendidikan kesadaran beragama oleh para Kyai, Ulama, Khotib dan lainnya. Kemudian, tetap mempertahankan Perda Islami dan Pol PP terus lakukan razia rumah makan yang buka di bulan Ramadhan yang tidak mematuhi ketentuan.

Selain itu, MUI Banten juga akan mengirimkan surat ke presiden dan Mendagri terkait kesepakatan dan rekomendasi MUI dan para ulama Banten. "MUI dan dan ormas perlu mengadakan deklarasi penolakan komunisme, ISIS dan terorisme," kata Zainal.

Terkait proses hukum, kata dia, dipandang perlu untuk memberikan efek jera terhadap para pengusaha warung dan rumah makan agar tidak melakukan kegiatan serupa. Karena Satpol PP sudah sesuai prosedur dalam melakukan penertiban rumah makan yang buka pada siang hari di bulan Ramadhan.

"Cara penertibannya mungkin yang perlu dikoreksi agar tidak terkesan menonjolkan kekuatan. Tapi secara prosedural saya kira ini sudah sesuai perda," katanya.

Sementara itu tokoh masyarakat Banten H Embay Mulya Syarif juga sangat menyayangkan pernyataan intoleransi dari sejumlah kalangan atas peristiwa razia rumah makan di Kota Serang itu. Padahal, kata Embay, secara kasat mata, toleransi masyarakat Kota Serang dan Banten pada umumnya sangat kental.

"Intoleransi di kota Serang tidak benar. Contohnya alun-alun saja depannya gereja. Coba lihat di daerah lain di Indonesia, kebanyakan alun-alun itu bersandingan dengan masjid," kata Embay.

Menurut Embay, di Kota Serang, Islamic Center juga berdampingan dengan Gereja Katolik. Bahkan, kata dia, ketika ada kegiatan di gereja parkirnya kemudian di Masjid Agung.

"Jadi jika di Kota Serang disebutkan intoleran itu tidak benar. Di mana letak intoleransinya?" katanya. (rn)

Insiden Saeni adalah "Gorengan KOMPAS" utk Alihkan Kritik SBY ke Jokowi sekaligus Bangun Kebencian pada Islam

**Simak baik-baik, 7 kritik SBY cukup tajam & menukik kebijakan rezim Jokowi yg semakin kebablasan

Lucunya yang kepanasan bukan hanya istana tapi media KompasGrup ikut2an kegerahan, entah kenapa

Bisa jadi selama ini KompasGrup ic. JakartaPost teken mati dukung Jokowi

Berbagai cara alihkan kririk SBY menjadi "gelombang distrust Publik pd Jokowi", pengalihan jg ditempuh bukan saja melalui media cetak KompasGrup tapi juga rekayasa viral sosmed seolah-olah alasan kemanusiaan bela Saeni korban arogansi SatpolPP Serang

Niat busuk pengalihan & sebar kebencian ini jadi kekehan nitizen, krn selama ini didepan hidung KompasGrup sendiri PKL Monas Jakarta dihajar SatpolPP Ahok tidak pernah dibelanya malah sebaliknya mereka mendukungnya**

Yang semakin membuat KomapsGrup gerah adalah ternyata PDIP saja tidak panik bahkan santai2 saja dgn kritik SBY, apa yg terjadi?

Ibu Saeni Akhirnya Mengaku, Menyesal Buka Warung saat Puasa, Ia Minta Maaf ke Seluruh Indonesia

Saeni, pemilik warung tegal di Cikepuh, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh bangsa Indonesia. Gara-gara buka warung siang hari dan terkena razia Satpol PP Kota Serang, Rabu (8/6) lalu, banyak pihak yang dirugikan.

“Saya akui banyak pihak yang dirugikan oleh perilaku saya. Saya merasa salah buka pada siang hari. Membandel untuk tetap buka. Saya bingung harus berbuat apa. Karena saya juga merasa gak enak diomongin banyak orang,” kata Saeni di Cikepuh, Rabu (15/6).

Ia mengaku sangat menyesal dan tidak menyangka dampak razia itu akan sangat besar. Banyak pihak yang dirugikan, seperti para tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat membicarakan dirinya. “Saya dibilang ini itu oleh masyarakat. Saya juga gak enak. Merasa bersalah banget,” tuturnya.

“Saya ini sudah tua. Saya gak ada niat apa-apa. Sampai sekarang aja saya masih bingung. Merasa tertekan. Banyak orang ribut di luar ngomongin saya. Maka dari itu saya pengen minta maaf pada semua orang. Khawatir saya sombong dan takabur karena banyak yang ngasih bantuan,” ucapnya.

Saeni menambahkan, mulai sekarang ia tak akan membuka warung lagi selama Ramadan. Hal itu dilakukan karena menyesal dan mengakui kesalahan. “Semoga gak ada masalah lagi, terutama pada masyarakat Kota Serang. Saya akui salah. Minta maaf. Saya gak akan ulangi lagi,” ujarnya.

Saeni dikabarkan diundang salah satu stasiun televisi untuk talkshow. Ia akan berangkat pada sore hari ini. Ia sekalian akan menyampaikan permohonan maaf secara resmi lewat media tersebut. [jpnn]

WOW!!! Bu Saeni Warteg "Gorengan KOMPAS" Ternyata Bukan Orang Miskin, Suaminya Bandar Judi di Kota Serang

Polemik tentang warung nasi (warteg) milik Saeni yang dirazia Satpol PP Kota Serang saat buka siang hari bulan Ramadhan, ternyata semakin meluas.

Tidak hanya menimbulkan intervensi Presiden Jokowi yang berupaya mencabut Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyakit Masyarakat di Kota Serang, polemik tersebut juga akhirnya menguak identitas pribadi Bu Saeni dan keluarganya, pemilik warteg yang mendapatkan sumbangan ratusan juta dari Netizen.

Rabu kemarin 15 Juni 2016, sejumlah warga yang merupakan tetangga Bu Saeni di Kampung Cikepuh, Kota Serang, mendatangi Kantor Satpol PP Kota Serang. Kedatangan warga tersebut ingin mengungkapkan sisi kehidupan Bu Saeni yang sebenarnya.

Warga bernama Nasir yang mengaku berasal dari Kampung Cikepuh, Kecamatan/Kota Serang mengatakan tahu persis kehidupan sebenarnya keluarga Saeni, yang saat ini menjadi perhatian banyak pihak.

Menurut Nasir, Saeni bukan warga miskin seperti yang tergambar di media nasional selama ini. Ia bahkan mengungkapkan suami dari Saeni yang biasa dipanggil Alex adalah bandar Judi di Kampung Cikepuh, Kecamatan Serang, Kota Serang. “Alex itu bukan orang miskin. Dia berpura-pura saja miskin. Sebenarnya, dia punya mobil satu, dan warteg tiga, yaitu daerah Rau, Kaliwadas, dan Tanggul. Di Jawanya saja dia orang kaya,” kata Nasir, di Kantor Satpol PP Kota Serang.

Kedatangan Nasir bersama beberapa orang itu juga didukung sejumlah organisasi kemasyarakatan, yang diterima Kepala Satpol PP Kota Serang, Maman Lutfi dan jajarannya.

Nasir kembali menceritakan kehidupan Saeni, terutama suaminya yang bernama Alex tersebut.

“Memang sudah pada tahu semua kalau Alex suami Saeni ini adalah bandar judi. Dia sudah lama bermain judi. Dia jadi bandar untuk daerah Serang. Judi gaplek dan judi bola. Beberapa Satpol PP Kota Serang juga sudah tahu Alex itu siapa, dan latar belakangnya seperti apa,” ucap Nasir. 

Kamis, 09 Juni 2016

Bagaimana pendapat K.H. Anwar Zahid tentang tarawih gaya cepat?

Bagaimana pendapat K.H. Anwar Zahid tentang tarawih gaya cepat?
Sholat Tarawih Tercepat Di Dunia

Shalat tarawih kilat di Blitar, 23 rakaat (termasuk witir) hanya 7 menit.

Bagaimana pendapat K.H. Anwar Zahid tentang tarawih gaya cepat? simak videonya ya

Tanggapan Unik KH. Anwar Zahid Tentang Sholat Tarawih Tercepat di Kabupaten Blitar