Pare atau Momordica charanti adalah buah (banyak orang menyebutnya sebagai sayuran) yang digunakan di beberapa negara seperti Asia, Amerika Selatan, dan beberapa bagian Afrika untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Orang Cina juga menggunakan pare untuk membersihkan tubuh sehingga menjadi bagian dari konsumsi rutin harian.
Banyak orang menganggap pare sebagai sayuran, meskipun sebenarnya pare lebih tepat diklasifikasikan sebagai buah.
Sayuran pada umumnya merupakan daun, batang atau akar suatu tanaman, sedangkan pare merupakan bagian buah dari suatu tanaman.
Meskipun memiliki banyak manfaat, pare terutama dikenal efektif membantu masalah gula darah pada diabetes.
Apa yang Membuat Pare Istimewa?
Pare merupakan sumber nutrisi yang sangat baik dengan kandungan kalsium dua kali bayam, dua kali kalium pisang, dua kali beta-karoten brokoli, serta mengandung mangan, seng, asam folat, alkaloid, peptida, steroid saponin, serat, fosfor serta vitamin C, B1, B2, dan B3.
Untuk mengurangi rasa pahit, buang biji pare kemudian potong tipis dan berikan garam secukupnya.
Diamkan garam selama 30 menit, kemudian peras cairan serta bilas dengan air bersih.
Manfaat Kesehatan Pare
Berikut adalah beberapa manfaat dan khasiat pare untuk kesehatan:
1. Diabetes
Satu dari sepuluh orang dewasa diketahui menderita diabetes sehingga kondisi ini menjadi masalah yang semakin besar dari waktu ke waktu.
Pare dikenal memiliki kemampuan mengatur tingkat gula darah secara alami.
Biasanya, saat pasien diabetes pergi ke dokter, mereka akan diberikan berbagai obat penurun gula darah.
Hanya saja, obat-obatan kimia berpotensi mengakibatkan banyak efek samping yang justru bisa merugikan kesehatan pasien.
Pada kasus diabetes, reseptor insulin bisa menjadi tidak efektif atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Memasukkan pare dalam rencana diet dapat membantu membalikkan efek resistensi insulin tanpa obat.
Manfaat ini terutama penting dalam pencegahan dan pengobatan diabetes tipe II yang juga dikenal sebagai diabetes insulin-independen.
Pare juga dapat mencegah komplikasi diabetes yang disebabkan oleh konsentrasi gula darah yang terlalu tinggi.