Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Oktober 2015

6 Fakta Tentang Ka’bah Yang Perlu Kamu Tahu ( Jarang Terpublikasi )



Baitullah yakni Ka’bah merupakan bangunan yang menjadi arah kiblat saat melaksanakan salat. Ribuan manusia mengelilingi tempat suci yang terletak di pusat Masjidil Haram ini tanpa henti selama 24 jam. Meski pengetahuan tentang ka’bah sudah banyak dipublikasikan, namun bangunan berbentuk kubus di jantung real estate yang paling terkenal dalam sejarah umat manusia itu masih penuh dengan misteri.

Umumnya informasi yang disampaikan selama ini berupa hal-hal besar yang memang tertulis dalam Alquran yang didukung penelitian. Misalnya Ka’bah sebagai pusat bumi, ka’bah sebagai pemancar gelombang magnet terkuat di semesta, dan  pegetahuan lain yang fenomenal terkait rumah Allah SWT ini.

Sebenarnya masih banyak hal yang tidak diketahui banyak orang terkait kab’ah. Terutama tentang hal-hal kecil yang membuat bangunan semakin terlihat unik. Perjalanan sejarah turut merubah ka’bah hingga akhirnya megah seperti sekarang ini. Beberapa hal yang dahulu dilakukan atau terjadi kini hilang seiring perkembangan dan pergantian kepemimpinan di Mekkah. 

1. Dahulu Ka’bah Memiliki Dua Pintu dan Satu Jendela 
Ka’bah yang ada saat ini memiliki satu pintu dengan tinggi mencapai tiga meter lebih 18 sentimeter dan lebar 171 sentimeter. Bangunan ini terlihat berkilau karena terbuat dari blok emas yang dibuat di Arab. Pintu ini merupakan satu-satunya akses untuk bisa masuk ke dalam ka’bah, tidak ada jendela atau pintu lain untuk bisa masuk ke sana.

Namun sebenarnya dahulu ka’bah memiliki lebih dari satu pintu. Bangunan yang ditinggikan sejak jaman Nabi Ibrahim ini memiliki dua pintu dan satu jendela. Namun sangat minim informasi terkait siapa yang membuat dan sampai kapan bertahan dengan kondisi tersebut.

Menurut Profesor di Universitas Umm al-Qura, Ahmed al-Morei, hingga kini masih jadi misteri tentang siapa yang membangun pintu tersebut. Yang jelas Kabah punya dua pintu dalam waktu yang sangat lama. Komponen pintu Kabah pertama itu masih disimpan di beberapa museum sebagai harta Islam.

Sementara pintu yang ada saat ini   dibuat oleh Raja Khalid bin Abdul Aziz. Ia merupakan raja  yang  paling banyak menyumbang untuk pembuatan pintu Kabah yang ke dua ini. Pintu Kabah ini disakralkan oleh satu setengah miliar umat muslim di seluruh dunia. Hampir seluruh isi planet ini menghormatinya dan berusaha menjawab misteri pintu itu jika melihatnya.

2. Dahulu Penutup Ka’bah Berwarna Warni
Seperti yang kita ketahui Ka’bah saat ini berwarna hitam karena ditutupi oleh kain Kiswah hitam dengan pita bertinta emas. Mungkin akan sulit bagi kita untuk membayangkan warna lain pada ka’bah. Namun ternyata pada zaman dahulu warna rumah Allah SWT ini tidak melulu hitam seperti sekarang.

Ka’bah pernah ditutupi dengan Kiswah beberapa warna termasuk hijau, merah dan bahkan putih. Sementara itu tradisi penggunakan kiswah berwarna hitam adalah sejak  zaman dinasti Abbasiyah dan bertahan hingga saat ini.

3. Kunci Ka'bah Dipegang Satu Keluarga
Ternyata, kunci ka’bah sejak zaman Nabi Muhammad hingga saat ini hanya dipegang oleh satu keluarga yakni keluarga Osman bin Thalhah dari keluarga Bani Shaiba. Keturunan dari keluarga ini sudah menjaga kunci  Ka’bah selama berabad-abad.Tepatnya sejak  penaklukan Makkah, Nabi Muhammad SAW diberi kunci Ka’bah. Namun beliau justru mempercayakannya kepada keluarga Osman bin Thalhah dari keluarga Bani Shaiba ini.  Khalifah, Sultan atau Raja, orang yang paling kuat di dunia, semua harus tunduk pada sabda Nabi dan meminta izin dari keluarga Makkah kecil ini sebelum mereka dapat memasuki Ka’bah.

“Ambillah, Bani Thalhah, selamanya sampai hari kiamat, dan tidak akan diambil dari Anda kecuali oleh orang yang tidak adil, tiran yang menindas.”

4. Dalam Ka’bah Berisi Plakat Mengenang Penguasa yang Merenovasi
Selama bertahun-tahun banyak yang bertanya-tanya apa yang ada di dalam Ka’bah. Mengandalkan cerita perantara orang kedua atau ketiga dari mereka yang cukup beruntung bisa masuk Ka’bah, tentunya kurang memuaskan. Kemudian salah satu orang yang beruntung masuk, mengambil gambar dalam Ka’bah dengan kamera ponsel. Dengan rekaman itu jutaan manusia telah melihat melalui video online yang buruk kualitasnya.

Bagian dalam Ka’bah sekarang dilapisi marmer dan kain hijau menutupi dinding bagian atas. Di dinding terdapat plakat yang setiapnya memperingati renovasi atau pembangunan kembali Baitullah (Rumah Allah) itu oleh penguasa pada masanya. 

5. Dulu Terbuka untuk Semua Orang
Saat ini tentu akan sangat susah untuk bisa masuk ke dalam ka’bah karena banyaknya peziarah yang datang ke sana. Hanya kalangan tertentu saja yang bisa masuk ke sana untuk tamu-tamu yang khusus saja. Namun ternyata dahulu Ka’bah boleh dimasuki siapa saja dan  dibuka dua kali dalam sepekan dan orang-orang pun bisa shalat di dalam Ka’bah. 

6. Ternyata Ada Dua Ka’bah
Ternyata ada dua ka’bah yang dipercayai oleh agama Islam. Sebenarnya, ka’bah yang berada di mekah merupakan replika ka’bah yang ada di langit. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist, bahwa ka’bah di langit bernama Baitul Makmur, posisinya sejajar dengan Ka’bah yang ada dibumi. Hal ini  disebutkan di dalam Nabi.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda menceritakan tentang perjalanan Isra’ dan Mi’rajnya pada saat melewati langit ke tujuh:  “Kemudian aku diangkat menuju Baitul Makmur, padanya masuk (datang) setiap hari 70.000 malaikat yang tidak akan kembali lagi.”

Ibnu Katsir mengatakan, “Mereka beribadah dan bertawaf sebagaimana penduduk bumi tawaf di Ka’bah mereka. Demikian juga Baitul Makmur, ia adalah Ka’bah penduduk langit ketujuh. Oleh karena itu, didapati Nabi Ibrahim Al-Khalil alihisshalatu wassalam menyandarkan badannya pada Baitul Makmur karena ia telah membangun Ka’bah di bumi.”
Sabtu, 03 Oktober 2015

Walau Terlihat Lucu & Menggemaskan Jangan Pernah Membelikan Anak Kita Mukenah Bergambar!

Setiap tahun, selalu saja dihebohkan dengan adanya mukena anak bergambar karakter kartun seperti Frozen, Marsha, Barbie, dan karakter kartun lainnya. Sebuah tulisan yang kami kutip dari internet dan menurut kami bagus untuk kita baca. Berikut ini isi tulisannya:

Walau Terlihat Lucu & Menggemaskan Jangan Pernah Membelikan Anak Kita Mukenah Bergambar!



Walau Terlihat Lucu & Menggemaskan Jangan Pernah Membelikan Anak Kita Mukenah Bergambar!
Walau Terlihat Lucu & Menggemaskan Jangan Pernah Membelikan Anak Kita Mukenah Bergambar!


Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud mengganggu bisnis atau usaha orang lain, tapi hanya curahan hati seorang Ibu yang menolak mukena bergambar tokoh kartun…



Saya mulai mempersiapkan kebutuhan untuk menunaikan ibadah di bulan yang mulia ini. Salah satunya, membeli mukena untuk Jingga, putri saya yang berusia 10 tahun karena hampir semua mukenanya sudah sempit. Tapi sesampainya di pusat grosir busana muslim yang ada di Depok, mendadak kepala saya menjadi pusing dan dada menjadi sesak…



Bayangkan saja, di antara sekian banyak toko yang ada di sini, saya justru kesulitan mencari mukena berwarna putih. Hampir semua toko menjual mukena bergambar tokoh kartun, mulai dari tokoh kartun Frozen yang lagi disukai anak-anak, hingga Naruto. Ironisnya, para pembuat mukena ini juga mendesain sajadah bergambar pasangan Ana dan Kristoff.



Rasa frustrasi yang sama juga saya dapatkan saat mencoba membeli di toko online. Saya tidak tahu harus sedih, miris, atau marah melihat tren mukena anak saat ini. Kalau busana muslim anak bergambar tokoh kartun, saya masih bisa menolerirnya, tapi mukena dan sajadah bergambar tokoh kartun… bagi saya pribadi, ini sama dengan pelecehan!



Saat saya ceritakan apa yang membuat hati saya gundah ini, salah seorang tetangga saya justru mengatakan bahwa anak perempuannya termotivasi untuk salat setelah dibelikan mukena bergambar princess dari Disney.



“Lucunya anak saya pikir Cinderella itu sudah jadi mualaf makanya dijadikan model untuk mukena,”ujar tetangga saya itu sambil tergelak. Berhasil memotivasi anak perempuannya untuk salat karena mukena bergambar Cinderella, dia pun melakukan hal yang sama untuk anak laki-lakinya dengan membelikan sajadah bergambar Superman.



Masih merasa galau, saya lalu bertanya kepada ustazah Nurhayati yang biasa memberi kajian Alquran setiap Kamis di kompleks rumah saya. Ternyata si ustazah juga merasakan keprihatinan yang sama dengan saya.


Menurut beliau, banyak cara lain untuk memotivasi anak melaksanakan ibadah salat. Bisa dengan memberi teladan kepada anak tentang pentingnya salat maupun lewat kisah-kisah Alquran. Beliau juga menambahkan kalau banyak riwayat yang menyampaikan tentang larangan menggambar makhluk bernyawa seperti binatang dan manusia. Apalagi jika menjadi atribut melaksanakan ibadah.



Kembali ke soal mukena untuk Jingga, akhirnya saya memilih membeli mukena putih untuk orang dewasa yang kemudian saya kecilkan bagian wajahnya sehingga bisa dipakai Jingga. Bagaimana pun kunci ibadah adalah kekhusukan, bukan hanya kekhusukan yang mengenakan mukena bergambar tokoh kartun tapi juga kekhusukan orang lain yang salat di belakang atau di sebelah kanan dan kirinya.



Apalagi penampilan tokoh kartun, terutama Barbie dan princess Disney terkesan seksi dan mengumbar aurat. Sekali lagi ini hanya pandangan saya semata tanpa bermaksud menghalangi siapapun untuk meraup rezeki dari bisnis seperti ini.



Itulah tulisan yang kamu kutip dari tulisan Ade Nur Saadah dalam blognya. Dan kami pun mencoba mencari sumber lain dari internet, dan kami menemukan sebuah jawaban dari Ustadz Washito terkait mukena bergambar karakter kartun ini,



Pertanyaan:

Mau tanya, apakah hukum memakai/menjual mukena& sajadah bergambar karakter kartun (angry bird,princess,barbie)?

شُكْرًا جَزِيْلاً


Jawaban:

Pada dasarnya hukum jual beli mukena adalah dibolehkan atau bahkan dianjurkan karena ia merupakan sarana utk menutup aurat wanita muslimah di dlm sholatnya. Akan tetapi jika pada mukena tsb terdapat gambar kartun, dan semisalnya maka sebaiknya dihindari, apalagi jika yg tergambar adalah makhluk hidup maka hukumnya dilarang karena akan mengganggu kekhusyukan orang lain yg sholat di belakangnya.



Disamping itu, hukum menggambar dan melukis atau menyablon gambar makhluk hidup itu dilarang keras dlm syariat Islam berdasarkan hadits-hadits shohih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam. Diantaranya adalah sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: asyaddun-naasi ‘adzaaban al-mushowwiruun. Artinya: “orang yg paling keras siksaannya adalah para perupa/pelukis makhluk hidup.”



Jadi, sebaiknya memperjual-belikan mukena atau pakaian yg tidak bergambar makhluk hidup atau yg dapat mengganggu kekhusyukan sholat orang lain. Di dlm hadits, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: man taroka syaian lillahi ‘awwadhohullahu khoiron mihu. Artinya: “barangsiapa meninggalkan suatu urusan karena (takut kpd) Allah, niscaya Dia akan menggantinya dengan yg lebih baik darinya.” Demikian jawaban yg dpt sy smpaikan. Wabillahi at-taufiq.



Nah, demikian uraian tentang memakai mukena bergambar karakter kartun untuk anak kita. Silahkan sebarkan ke semua temanmu, semua saudara, semua ibu-ibu, agar bisa membaca artikel ini.



Menyebarkan kebaikan itu adalah hal yang harus dibudayakan. [Sebarkanlah]

11 Tanda Tanda Jika Ada Jin Yang Jatuh Cinta Padamu



Selain Manusia, ternyata jin bisa jatuh cinta kepada manusia . Ini Tanda Tanda Jika Ada Jin Yang Naksir Padamu - Dalam kitabnya “An-Nubuwwaat” Ibnu Taimiyah berkata: “Terkadang Jin juga bisa jatuh cinta kepada manusia seperti halnya manusia jatuh cinta pada manusia lainnya, dan sebagaimana seorang lelaki mencintai wanita, dan wanita mencintai pria.

Maka ia pun merasa cemburu padanya dan ia mendukung kecemburuannya itu dengan segala sesuatu yang bisa ia lakukan.

Dan jika yang ia cintai bersama dengan laki-laki atau wanita yang lain, maka terkadang ia menghukumnya dengan membunuhnya atau dengan cara lainnya asal nafsunya terpenuhi.

Dan semua ini benar-benar nyata terjadi.

Maka sudah seharusnya bagi setiap Muslim dan Muslimah untuk selalu berusaha menekuni dzikir yang telah diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW kepada kita, khususnya dzikir ketika masuk kamar mandi dan dzikir ketika berhubungan badan.

Karena bisa jadi bertelanjang tanpa diawali dengan dzikir kepada allah merupakan sebab jatuh cintanya jin kepada manusia.



Lalu apa saja sih tanda-tanda orang yang sedang ditaksir sama jin? Berikut ini adalah Tanda Tanda Jika Ada Jin Yang Jatuh Hati Pada Manusia:
1. Sering mimpi basah (-maaf- berjima') tanpa sebab, contoh mimpi ada sebabnya : Mimpi karena baligh, mimpi karena sering melamunkan hubungan badan, mimpi karena melihat sesuatu yang merangsang, mimpi karena kepenuhan sehingga perlu ada yang
dibuang.

Sedangkan mimpi karena gangguan biasanya mimpinya berlangsung lama, dan di dalam mimpi itu melakukan seperti dalam kenyataan, jika selesai mimpi terasa lemas, letih dan capek

2. Merasakan ada bayangan seseorang yang berbaring atau tidur di sampingnya, biasanya sewaktu hendak tidur

3. Merasakan bayangan yang sama di samping tempat tidurnya

4. Enggan untuk menikah

5. Tidak tertarik pada lawan jenis

6. Jika menikah merasa tidak nyaman di saat-saat bermesraan dengan pasangannya

7. Tidak ada keinginan untuk berhubungan dengan pasangannya secara alami tanpa terpaksa, biasanya melakukan karena didorong kewajiban saja

8. Setelah berhubungan dengan pasangannya (suami/istri) merasa sedih, sempit dadanya, seperti tidak punya gairah

9. Sulit punya keturunan, walau dia subur dan tidak mandul (biasanya sering bermimpi ketemu bayi kemudian ia gendong).

10. Mimpi seakan akan dilamar dan dipaksa menikah oleh sekelompok orang

11. Dorongan kuat untuk selalu melakukan onani / masturbasi

Semoga Allah melindungi kita dan keluarga kita dari kejahatan dan kedzaliman makhluk-makhlukNya. Aamiin.

( Anak Muda Yang Kekinian Wajib Baca ) 15 Keuntungan Menikah di Usia Muda

Apakah menikah di usia awal 20-an tidak sesuai aturan? Tentu saja tidak menyalahi aturan, namun banyaknya orang-orang berpikiran bahwa menikah muda itu sama saja dengan kecerobohan. Fase awal hidup itu yaitu Anda lahir, setelah itu pergi ke sekolah, maka setelah lulus membangung karir, lalu mengumpulkan finansial yang Anda dapatkan, kemudian bagaimana dengan "status" Anda? Temukanlah pasangan Anda, dia bisa datang dari teman sewaktu kuliah, atau semasa Anda sekolah, atau teman kantor Anda, dan menikah muda tanpa penyesalan. Berikut ini jawaban dari wanita yang sudah menikah di usia 18 - 23 tahun, dan mereka yakin banyaknya manfaat yang didapat dari menikah muda.

1. Ketika muda, Anda dapat menikmati petualangan hidup Anda bersama pasangan Anda.
2. Anda dan pasangan Anda memang belum cukup 'matang' dalam perjalanan hidup Anda. Namun, Anda dan pasangan dapat membentuk 'kematangan' tersebut satu sama lain seiring jalannya waktu.
3. Anda belajar untuk berkompromi ketika Anda dihadapi masalah yang membutuhkan keputusan sangat besar.
4. Dukungan. Ketika Anda memulai karir Anda di beberapa tahun, sangatlah baik ketika Anda memiliki seseorang yang mendukung Anda setiap saat.
5. Anda terhindar dari kemiskinan disaat muda, Anda akan menerima bantuan dan belajar untuk mengatur keuangan dengan pasangan Anda. Ketika Anda mulai dari nol, Anda belajar untuk bersyukur untuk segala sesuatunya.
6. Jika Anda ingin memulai sebagai keluarga, jagalah kesehatan Anda dan siapkan Anda untuk memiliki bayi di usia lebih
muda.
7. Anda telah membuat seseorang menjadi prioritas utama Anda.
8. Anda merayakan banyaknya acara bersama dengan pasangan.
9. Anda tumbuh dewasa bersama-sama
10. Anda melepaskan kebiasaan egois sebelum perasaan egois itu semakin berkembang. Ini tidak selalu mengenai kemana Anda ingin pergi, atau apa yang ingin Anda lihat, dan Anda belajar untuk melibatkan pasangan Anda.
11. Anda belajar hampir semuanya bersama-sama dengan pasangan baik secara harfiah dan kiasan, dan Anda dapat membantu untuk meningkatkan kecerdasan bersama-sama dengannya.
12. Anda berdua akan memiliki lebih banyak energi, entah itu dalam kerja bersama, bermain bersama, atau untuk mengejar anak Anda bersama-sama.
13. Membuat rencana di masa depan (misalnya, di mana Anda akan tinggal dalam beberapa tahun kedepan, berapa banyak anak yang Anda inginkan, seperti apa rumah yang akan Anda beli, dll) ini akan terasa lebih mudah karena Anda membuat komitmen utama bersama pasangan Anda, dan Anda bekerja sama dengannya sebagai satu tim.
14. Ambisi dan impian Anda tidak akan berhenti hanya karena Anda sudah menikah. Anda berdua menjadi kreatif dan akan mencari cara untuk mencapai tujuan pribadi menjadi tujuan kebersamaan.
15. Banyaknya tanggapan yang bervariasi, tetapi tidak peduli di usia berapa Anda menikah, di usia muda atau tua, jika Anda telah menemukan orang yang Anda cintai, dan Anda siap untuk benar-benar berbagi kehidupan Anda dengannya, menikahlah dengannya.
Sebagai tambahan, di dalam islam, pernikahan merupakan hal yang diharuskan, dan juga tujuan utamanya adalah untuk beribadah. Keuntungan lain dari menikah muda dalam islam adalah dapat terhindar dari segala macam dosa, Anda juga merasa terlindungi dengan memiliki keluarga, tentunya semuanya akan terasa lebih mudah setelah mendapatkan pasangan yang halal.

5 Golongan yang Terbebas dari Pertanyaan Malaikat di Kubur

Kematian adalah sebuah kepastian yang akan dijalani oleh setiap makhluk yang bernyawa. Setelah ajal menjemput, manusia akan menjalani kehidupan di alam barzah hingga hari kiamat nanti. Menurut Al-Qur’an dan hadist, di dalam kubur mayat akan ditanyai oleh dua malaikat Allah SWT yakni Munkar dan Nankir.

Berdasarkan hadist riwayat Bukhari dan Muslim, pertanyaan yang diajukan adalah siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapakah yang diutus diantara kamu? Pertanyaan ini memang mudah, namun hanya bisa dijawab oleh orang yang memang menjalankan perintah agama semasa hidup.

Jika mayat tidak bisa dijawab, maka dua malaikat yang begitu menyeramkan dengan tubuhnya hitam legam,  mata biru terbelalak, dan suara malaikat ini bagaikan petir ini akan marah. Pertanyaan kubur atau fitnah kubur ini digambarkan begitu menyeramkan dengan siksaan yang begitu menyakitkan. Namun ternyata, ada golongan manusia yang bisa terbebas dari pertanyaan kubur ini. Siapa saja mereka? berikut ringkasannya. 

1. Golongan Manusia yang Mati Syahid
Golongan pertama yang terbebas dari pertanyaan kubur adalah manusia yang mati dengan jalan syahid.  Dari sebuah riwayat dari Rasyid bin Sa’ad disebutkan bahwa ada seseorang yang bertanya pada Nabi Muhammad SAW.

“Wahai Rasulullah SAW, mengapa orang-orang beriman akan diuji dalam kubur, kecuali para syuhada?” Beliau menjawab, “Kilatan pedang yang berkelabat di atas kepala mereka sudah cukup menjadi ujian bagi mereka.” [Dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah. Lihat Shahîhul Jâmi’ 4/164]

2. Golongan yang berjaga di tapal batas wilayah muslim untuk mencegah serangan musuh karena Allah
Golongan selanjutnya yang terbebas dari fitnah kubur adalah mereka yang menjaga perbatasan kaum muslim dari para musuh laknatullah. Mereka yang bekerja lalu kemudian meninggal ini akan terbebas dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir.

Fadhdhalah ibn Ubaid meriwayatkan dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Rasulullah bersabda “Ribath sehari semalam lebih baik dari puasa dan shalat malam sebualan. Kalau seseorang mati dalam kondisi seperti ini, amalnya akan mengalir dan dicurahkan rizki atasnya serta dijamin bebas dari ujian (kubur).” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

3. Orang yang Meninggal Karena Sakit Perut
Ternyata orang yang meninggal dunia karena sakit perut juga akan terhindar dari fitnah kubur atau pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir. Abu Daud mengeluarkan Hadis secara Marfuu' : "Siapa mati karena penyakit dalam perutnya tidaklah dia disiksa dalam kuburnya " - Juga Riwayat Ibu Maajah Al Baihaqi dan At - Turmudzi dimana dia menganggap itu Hasan .

Selain itu, Abu Ishaq As-Syu’aiby berkata, Sulaiman bin Shord berkata kepada Khalid bin Urfathah atau sebaliknya, Khalid berkata kepada Sulaiman,

“Apakah kamu mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa meninggal karena sakit perut, tidak akan diazab dalam kuburnya’.” Salah seorang dari mereka menjawab, ‘Ya’.”

4. Orang yang sering membaca surat Al-Mulk
Ternyata membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh akan membuat orang terhindar dari siksa kubur. Hal ini biasanya dilakukan Rasulullah setidaknya malam Jumat. Rasullulah saw menyebutkan Surah ini dengan" Al-Maani'ah " (Pencegah , penahan dari siksaan). Beliau bersabda yang artinya:  "Dialah surah Pencegah yang mencegah pembacanya dari siksa Kubur "  Riwayat An - Nasaa'i . Hadis Riwayat At - Turmudzi meneruskan Ibnu ' Abbaas (Hasan).

"Barang Siapa yang pada setiap malam membaca Tabaarak .. , maka  dia akan dicegahkan oleh Allah ' Azza Wa Jalla dari siksa Kubur " HR. An - Nasaa'i melalui Ibnu Mas'uud .

Abu Hurairah dan Jaabir b. Abdullah pernah menerangkan bahwa Rasullullah saw tidaklah beliau tidur malam sehingga ia membaca Surah alif laam miin Al Kitaab ( QS. As Sajdah ) danTabaarak

5. Meninggal pada hari Jum’at
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang Muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam jumat kecuali Allah pasti akan menjaganya dari fitnah kubur.”

Dalam hadits Abdullah ibn Amru, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap Muslim yang meninggal pada hari Jum’at akan dijaga oleh Allah dari fitnah kubur.” [HR. Ahmad dan Tirmidzi; Dinyatakan kuat oleh syaikh al-Albâni rahimahullah dalam Ahkâmul Janâiz, hlm. 35]

Akibat Makanan Ini, Doa untuk Anak Tertolak


Bontangers - Doa orang tua adalah salah satu doa yang diijabahi Allah. Namun mengapa ada doa orang tua yang tertolak, hingga seakan tak berpengaruh sama sekali untuk anak? Berikut ini kisah dan penjelasan tertolaknya doa orang tua akibat makanan.

“Saya sudah mendoakan anak saya untuk sekian lama, Ustadz. Selesai shalat fardhu, selesai shalat malam. Tapi anak saya tetap nakal. Tidak ada perubahan sama sekali. Doa saya seperti tidak mempan,” kata seorang ibu menceritakan kondisi anaknya yang duduk di bangku sekolah menengah.

Sang ustadz diam sejenak. Ia mencoba mencerna keseluruhan cerita ibu tadi. Dengan nada berhati-hati ia mencoba menggali pertanyaan. “Mohon maaf… apakah Ibu pernah memberikan makanan dari hasil syubhat atau haram kepada anak Ibu?”

Mendengar pertanyaan itu, sang ibu terdiam. Air mukanya menyiratkan kegundahan dan perlahan matanya berkaca-kaca.

“Iya, Ustadz. Kalau dari uang syubhat sering. Suami saya sering mendapatkan uang yang tidak jelas. Kadang sebagai bentuk terima kasih customer yang telah dilayaninya. Kadang pemberian pimpinan yang nggak jelas dari mana. Kadang juga ada rekayasa laporan di tempat kerjanya.”

“Nah, itu Bu. Ketika anak-anak mendapatkan asupan makanan yang haram atau syubhat, salah satu efeknya ia bisa terhijab dari doa. Apalagi orang tuanya juga memakan makanan haram. Semakin tidak nyambung itu doanya. Allah tidak berkenan mengabulkan doa orang tua tersebut”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

style="text-align: right;"> أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ) وَقَالَ (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ) ». ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ “Wahai manusia, sesungguhnya Allah Maha Baik dan hanya menerima yang baik. Sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mukmin untuk sama seperti yang diperintahkan kepada para nabi. Kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, ‘Wahai para rasul, makanlah makanan yang baik dan kerjakanlah amal shalih. ’ Dia juga berfirman yang artinya, ‘Hai orang-orang mukmin, makanlah makanan yang baik yang telah Kami anugerahkan kepadamu. ’ Kemudian beliau menceritakan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh hingga rambutnya kusut dan kotor, ia menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa, ‘Ya Rabb, ya Rabb’. Akan tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia kenyang dengan yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan.” (HR. Muslim)

Ketika menjelaskan hadits ini, para ulama menerangkan bahwa laki-laki tersebut telah memenuhi empat hal yang semestinya membuat doanya terkabul yakni ia seorang musafir, ia lelah, ia menengadahkan dua tangan dan sangat berharap kepada Allah. Namun karena ia menggunakan barang haram, doanya tertolak. Sebab makanan haram, minuman haram dan pakaian haram adalah penghalang terkabulnya doa.

Para orang tua muslim, mari kita menjaga diri dari makanan dan hal-hal yang haram. Kita jaga pula anak-anak kita dari makanan dan hal-hal yang haram. Dengan demikian, semoga tak ada penghalang antara doa kita dan ijabah Allah. Semoga tak ada penghalang terkabulnya doa kita untuk kebaikan anak-anak kita.






Sumber : bersamadakwah.net
Ternyata Ini Keutamaan Menikahi Janda

Ternyata Ini Keutamaan Menikahi Janda

itsri


Adakah keutamaan menikahi janda? Ataukah lebih baik dengan gadis saja?
Keutaman Menolong Para Janda
Dari Abu Hurairah, berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
السَّاعِي عَلَى اْلأَرْمَلَةِ وَالْمَسَاكِيْنِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيْلِ اللهِ، وَكَالَّذِي يَصُوْمُ النَّهَارَ وَيَقُوْمُ اللَّيْلَ
Orang yang berusaha menghidupi para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah. Dia juga laksana orang yang berpuasa di siang hari dan menegakkan shalat di malam hari.”(HR. Bukhari no. 5353 dan Muslim no. 2982)
Termasuk dalam menolong para janda adalah dengan menikahi mereka. Namun janda manakah yang dimaksud?
Disebutkan dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim (18: 93-94), ada ulama yang mengatakan bahwa “armalah” yang disebut dalam hadits adalah wanita yang tidak memiliki suami, baik ia sudah menikah ataukah belum. Ada ulama pula yang menyatakan bahwa armalah adalah wanita yang diceraikan oleh suaminya.
Ada pendapat lain dari Ibnu Qutaibah bahwa disebut armalah karena kemiskinan, yaitu tidak ada lagi bekal nafkah yang ia miliki karena ketiadaan suami. Armalah bisa disebut untuk seseorang yang bekalnya tidak ada lagi. Demikian nukilan dari Imam Nawawi.
Pendapat terakhir itulah yang penulis cendrungi.
Dari pendapat terakhir tersebut, janda yang punya keutamaan untuk disantuni adalah janda yang ditinggal mati suami atau janda yang diceraikan dan sulit untuk menanggung nafkah untuk keluarga. Adapun janda kaya, tidak termasuk di dalamnya.
Keutamaan Menikahi Janda yang Ditinggal Mati Suami dan Memiliki Anak Yatim
Kita tahu bersama bahwa anak yatim adalah anak yang ditinggal mati ayahnya. Anak seperti inilah yang dikatakan yatim dan punya keutamaan untuk ditolong karena penanggung nafkahnya -yaitu ayahnya- sudah tiada. Jika ada yang menikahi janda karena ingin menolong anaknya, maka ia akan dapat keutamaan besar menyantuni anak yatim.
Dari Sahl ibnu Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,
« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا » . وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى ، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
Kedudukanku dan orang yang menanggung anak yatim di surga bagaikan ini. [Beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya, namun beliau regangkan antara keduanya]. (HR. Bukhari no. 5304).
Walau memang menikahi perawan ada keutamaannya. Namun menikahi janda tidak boleh dipandang sebelah mata. Bahkan ada pria yang membutuhkan janda dibanding gadis perawan. Semisal seorang pria ingin mencari wanita yang lebih dewasa darinya sehingga bisa mengurus adik-adiknya. Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah berkata,
تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً فِى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَلَقِيتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « يَا جَابِرُ تَزَوَّجْتَ ». قُلْتُ نَعَمْ. قَالَ « بِكْرٌ أَمْ ثَيِّبٌ ». قُلْتُ ثَيِّبٌ. قَالَ « فَهَلاَّ بِكْرًا تُلاَعِبُهَا ». قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِى أَخَوَاتٍ فَخَشِيتُ أَنْ تَدْخُلَ بَيْنِى وَبَيْنَهُنَّ. قَالَ « فَذَاكَ إِذًا. إِنَّ الْمَرْأَةَ تُنْكَحُ عَلَى دِينِهَا وَمَالِهَا وَجَمَالِهَا فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ »
Aku pernah menikahi seorang wanita di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu aku bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau pun bertanya, “Wahai Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Ia menjawab,”Iya sudah.”Yang kau nikahi gadis ataukah janda?”, tanya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku pun menjawab, “Janda.”Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Kenapa engkau tidak menikahi gadis saja, bukankah engkau bisa bersenang-senang dengannya?” Aku pun menjawab, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki beberapa saudara perempuan. Aku khawatir jika menikahi perawan malah nanti ia sibuk bermain dengan saudara-saudara perempuanku. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Itu berarti alasanmu. Ingatlah, wanita itu dinikahi karena seseorang memandang agama, harta, dan kecantikannya. Pilihlah yang baik agamanya, engkau pasti menuai keberuntungan.” (HR. Muslim no. 715)
Namun dengan catatan di sini tetap memandang janda yang punya agama yang baik, bukan sembarang janda. Semoga Bermanfaat.
Rabu, 30 September 2015

Lucu, Sudah Tahu Jilbab itu Islami Koq Masih Ada Model Hijab Syar'i


Inilah jurus para pelaku pasar, sudah tahu kalau berhijab itu anjuran agama Islam dan tentu saja Islami, toh masih ada yang menawarkan mode hijab syar’i.

“Masuk-lah ke konter-konter penjualan jilbab, maka ada yang menawarkan begini: mencari model jilbab yang bagaimana? Yang syar’i? Begitu penjual menyapa kita,” ujar Ana, mahasiswa propgram S2 salah satu fakultas di Unmul Samarinda.

Ini, menurutnya lucu sekaligus aneh, sebab yang namanya jilbab atau hijab itu semestinya semuanya syar’i, bukan untuk model tertentu saja.

“Kalau ada hijab yang syar’i, logikanya ada juga ayng tidak syar’i donk,” ujar karyawan yang mengaku berhijab sejak masih awal kuliah program S1.

Hijab model syar’i yang disebut kalangan pedagang busana muslimah ini, merupakan jilbab terusan yang panjang hingga menutup bagian rambut, dada sampai depan perut. Bahkan karena panjangnya bisa berfungsi sebagai mukena bagian atas.
Jumat, 28 Agustus 2015

Di belakang Musa ada seorang ibu yang kuat, yang hampir tidak pernah tidur siang, sampai malam

Di belakang Musa ada seorang ibu yang kuat, yang hampir tidak pernah tidur siang, sampai malam

Indonesia dikejutkan dengan mukjizat Allah, yaitu hadirnya seorang anak kecil bernama Musa, yang dalam usia 5,5 tahun sudah menghafal 29 Juz Al quran.

Pasti pada penasaran, bagaimana orang tuanya mendidik Musa sehingga dalam usia sedini itu sudah bisa banyak hafalannya. Berikut pengakuan Ayahnya semoga bisa menginspirasi. Sebuah tim yang hebat di keluarga Musa!

  • Jam 02.30 pagi sudah bangun kemudian wudhu dan langsung muroja’ah di depan Abinya sampai jam 04.00 pagi,
  • Kemudian menambah hafalan barunya dan menyetorkannya sampai Adzan Subuh berkumandang. Kemudian di stop untuk sholat.
  • Selesai sholat langsung tambah hafalan dan stok sampai jam 07.30 pagi, kemudian istirahat (sarapan, minum dan main) sampai jam 8.30.
  • Kemudian muroja’ah sampai jam 10.00 atau 10.30 memperhatikan maju mundurnya waktu sholat.
  • Jam 10.00 atau 10.30 wajib tidur sampai Adzan Dzuhur berkumandang, kemudian ke masjid.
  • Setelah sholat, tambah hafalan baru dan stok sampai jam 13.30 siang, kemudian istirahat dan makan siang sampai jam 14.00 siang. Kemudian muroja’ah sampai Ashar.
  • Setelah Ashar, tambah hafalan baru dan muroja’ah sampai jam 17.00 sore.
  • Kemudian main sebentar dan umumnya menyiapkan untuk pergi ke mesjid sholat Maghrib
  • Setelah Maghrib muroja’ah sampai Isya’ dan makan malamnya setelah sholat Isya’, terkadang muroja’ah sampai mendekati waktu Isya dan langsung makan malam, (baru sholat Isya’ -red).
  • Setelah sholat Isya’ harus tidur.
  • Tiap 4 atau 5 hari dia libur. Pada hari libur tersebut, Musa full bermain.
  • Dan yang tak kalah penting untuk diketahui, masih menurut Abu Musa, bahwa di belakang Musa ada seorang Ummi Musa yang kuat, yang hampir tidak pernah tidur siang, sampai malam. Sangat luar biasa mengatur pekerjaannya dan mengajar anaknya. Kalau sekedar sakit gigi, tidak akan berhenti dengan kegiatannya, demam tinggilah yang akhirnya mengharuskan istirahat total. @

Sumber : https://bumiislam.wordpress.com/2014/07/07/metode-menghafal-al-quran-ala-musa-si-hafidz-kecil-indonesia/

Kisah Inspirasi "Suami Yang Berbohong Demi Istrinya"

Kisah Inspirasi "Suami Yang Berbohong Demi Istrinya"

Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik:“kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik,akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran.Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.

Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.
Sang istri pun bad rest di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.
“Haah, pergi?”. Kata sang istri.
“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.
Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.
Dan subhanallah …

Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.
Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanyadan membacanya.

Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya,ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

selang beberapa waktu sang isteri meninggal dunia karena kelainan pada organ ginjalnya betapa terpukulnya sang suami dan sejak saat itulah sang suami berjanji akan merawat anak semata wayangnya dan tak akan menikah lagi demi cintanya pada sang istri. (kisahislami,com)