Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Muda. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Maret 2016

Cowok Sekarang Lebih Suka Pacaran Dengan Mahmud *** Mamah Muda*** Daripada Dengan ABG,... Nich Alasannya!!


Bontangers - Mahmud sekarang lagi tenar. Ini bukan Mahmud pakai tambahan MD yang sekarang sudah redup dan menghilang pasca pilpres. Apalagi, Mahmud tetangga sebelah yang jualan nasi goreng di alun-alun. Mahmud yang saya maksud adalah Mamah Muda nan Imud. Lagi ‘in’ banget istilah itu sekarang ini. Mumpung sedang tenar, saya mencoba menulisnya untuk Indonesiana.

Namun, sebelum saya kasih menulis lebih lanjut. Saya minta para pembaca yang budiman menjawab pertanyaan saya terlebih dahulu.

1. Lebih menarik mana, Sofia Latjuba yang 40 tahun-an dan sudah menikah dua kali dibandingkan Nikita Willy yang 20-tahunan dan belum berumah tangga?

2. Lebih sekseh mana, Dian Sastro, Mahmud beranak satu atau Cinta yang masih single dan duduk di bangku SMA 12 tahun lalu?.


3. Buat yang suka dangdut, kamu lebih suka Iis Dahlia atau Salsa, anaknya?

Ok, sudah dijawab? Samakah jawaban Anda dengan hasil survey kecil-kecilan yang saya lakukan? Jawaban Ada bisa disampaikan pada kolom komentar dan saya akan memaparkan hasilnya dibawah ini.

Survey saya membuktikan kalau pada ‘Mahmud’ lebih disukai responden. Oh ya, sebagai informasi, responden saya laki-laki semua, usia 20-40 tahun. Metodenya saya tanya mereka via WA dan BBM. Hasilnya, 7 dari 10 responden mengaku lebih suka Sofia Latjuba dibandingkan Nikita Willy. Salah satu alasan yang mengemuka adalah Nikita Willy tampak lebih dewasa dari usia sebenarnya. “Nikita cantik sih, tapi masih muda kok udah kaya tante-tante yah, Sofia lebih mateng, lebih tante yang sebenarnya yang bikin hmhh….,” kata salah seorang responden.
Lalu, ini lebih mengejutkan, 9 dari 10 responden ternyata lebih suka Dian Sastro yang sekarang, ‘Mahmud’ beranak dua, dibandingkan Cinta yang gadis SMA. Dian, katanya, tampak jauh lebih matang dan menantang sekarang ini. “Cinta dulu cuma bisa diem pas dicipok Rangga di Bandara. Coba Dian sekarang yang dicipok, pasti dibalas dengan lumatan ganas,” ujar seorang responden memaparkan alasanya memilih Dian dibandingkan Cinta.

Kemudian, 6 dari 10 responden ternyata lebih suka Iis Dahlia dibanding anaknya, Salsa. Unggul tipis tetapi tetap menang Iis. Selain belum kelihatan bakat nyanyinya, Salsa juga masih dinilai terlaluunyu-unyu untuk menyaingi bundanya. “Iis Dahlia tua-tua keladi. Makin tenar, makin gaul, makin seksi,” ujar seorang responden yang juga penggemar dangdut dan fans Iis. Pendapatnya tak objektif memang, tapi, ya sudahlah.

Ok. Survey saya memang lemah. Respondennya saja teman-teman saya dan hanya 10 orang. Namun, fakta itu cukup mengejutkan, setidaknya bagi saya. Hal itu, menggelitik jiwa peneliti saya untuk menelisik lebih lanjut. Kenapa ya, wanita bersuami atau pernah bersuami, bisa lebih menarik dibandingkan dengan perawan atau bahkan gadis-gadis Abege. Ayu Ting-Ting yang sudah tak ting-ting lagi setelah dicampakan Enji bisa pacaran sama cowok ganteng asal India pujaan para wanita pecinta mahabarata, Shaheer Sheikh. Rafi Ahmad (dulu) termehek-mehek dengan Yuni Shara yang seumuran ibunya. Andika Pratama yang ganteng, gaul dan pujaan Abege, malah lebih memilih Ussy, janda beranak satu. “Coy, ‘Mahmud’ mempunyai daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki paraAbege,” begitu kata salah satu responden saya.
Lalu, apa sih daya tarik para ‘Mahmud’? Berikut analisis amatir saya :

1. Mahmud Merasa Lebih Utuh dan Percaya Diri


Banyak yang menilai, wanita yang sudah melahirkan tidak bisa merawat badan karena sibuk urus anak dan masak, badanya melar dan performa seksualnya pun akan jauh berkurang. Ternyata perkiraan itu banyak meleset. Sebagian besar wanita yang menjadi ‘Mahmud’ justru lebih percaya diri dan performanya malah tambah nggegirisi.

Apa rahasianya? Teman saya, 32 tahun, ‘Mahmud’ juga beranak dua, bilang begini : “Setelah menikah dan punya anak, wanita itu merasa lebih ‘utuh’ dan percaya diri,” katanya. Mereka merasa sudah menjadi ‘wanita’ sesungguhnya, wanita siraman yang sudah lengkap dengan punya anak dan suami. Hal itu membuat kepercayaan diri meningkat. Tingkat kepedean yang tinggi itu mendongkrak pesona, juga performa. Kalau dulu masih pacaran malu-malu. Setelah sah, mereka mengebu-gebu. Kalau dulu pacaran ngumpet-ngumpet, sekarang tak mengenal takut. Dulu monoton, sekarang jago bermanuver. Dulu itu-tu saja sekarang banyak variasinya.

2. Berpengalaman

Wanita bersuami atau pernah bersuami sudah dipastikan lebih berpengalaman. Nah, para pria, terutama brondong menggangap itu daya tarik tersendiri. Pengalaman menempa mereka sehingga lebih bisa memancarkan daya tarik atau sex appeal yang dimilikinya. Entah dengan perawatan, dandan, latihan, cara membawa diri atau tingkah lakunya para wanita (pernah) bersuami menjadi lebih kece badai dibandingkan dulu saat masih lajang.

“Gemiyen Si Juminten pas SMA ujarku lah biasa baen. Siki mbarang wis randa malah dari moblong-moblong temen, (Dulu Si Juminten, waktu SMA kelihatanya biasa saja, sekarang ketika sudah menjadi janda kok kelihatan cantik bener)” kata-kata yang seringkali saya dengar dalam obrolan warung kopi di Purbalingga kiranya cukup menggambarkan hal itu.

Status ‘janda’ yang dimiliki wanita muda dan pernah cerminan bersuami malah kadang menjadi daya tarik tersendiri. Ming semarang mas, tuku gelang opo anting-anting. Jo sumelang yo ben randa dijamin kempling. (Ke Semarang Mas, beli gelang apa anting-anting. Jangan khawatir meski randa dijamin kempling). Kempling, Mas, kempling… hihi
Sebuah penelitian yang saya baca menyebutkan, pengalaman seksual sebelumnya dan status janda malah bisa membuat hormon seksual meningkat yang akan menyebabkan daya tarik meningkat, mereka tampak menjadi lebih hebat, otomatis pria pun mudah terpikat dan terjerat.

3. Mapan

Alasan yang berlaku untuk pria beristri lebih menarik juga berlaku untuk wanita bersuami, yaitu, mapan. Janda atau wanita bersuami banyak yang sudah mapan sehingga lebih leluasa mematut-matut diri. Perawatan tubuh, pergi ke salon, kosmetik, baju-baju menarik, bermacam perhiasaan bisa dibeli dengan kartu kredit platinum dari sang suami atau dari pembagian harta gono-gini. Berbagai macam kosmetik, permak salon dan fashion yang mendukung bisa mendongkrak penampilan 100-1.000 persen.

Daya tarik wanita bertubuh singset hasil rutin aerobic dan paket perawatan mahal tentu tak kalah menggiurkan dibanding ranumnya gadis-gadis SMA bukan?. Apalagi wanita muda yang sudah berpengalaman. Ah, Abege tahu apa soal ranjang!?

4. Berani


Para mamah-mamah muda dijamin lebih berani dibandingkan perawan. Pengelaman menempa mereka menjadi lebih percaya diri dan berani. Saya punya teman kuliah, dulunya, Ia malu-malu (kucing). Kalau lagi ngobrol, ada yang bicara jorok dikit, padahal yang diomongin cuma soal cium dikening doang, dia sudah bilang itu hal yang saru. Eh, giliran sudah punya anak dua, obrolanya tak jauh-jauh dari selangkangan dan ranjang. Kemarin, ngomongin soal kabut asap pun dibawa-bawa ke urusan ranjang. Dia, yang tinggal di Sumatera dan turut terpapar asap, mengeluh ‘landasan’nya jarang didarati ‘pesawat’ karena terhalang asap.

Kombinasi kematangan mamah muda, masih sexy, berpengalaman, berani dan suka ngobrol yang agak saru-saru, Siapa yang tak tergiur coba?. Abege apalagi cabe-cabean, lewattt lah…..
Ok. Itu sekelumit alasan mengapa Mamah-mamah muda memiliki daya tarik tersendiri, yang seringkali bisa membuat mereka mejadi lebih menarik dibandingkan gadis-gadis abege. Kalau Anda, lebih suka yang mana?

 
Sumber : siraman.com
Sabtu, 03 Oktober 2015

( Anak Muda Yang Kekinian Wajib Baca ) 15 Keuntungan Menikah di Usia Muda

Apakah menikah di usia awal 20-an tidak sesuai aturan? Tentu saja tidak menyalahi aturan, namun banyaknya orang-orang berpikiran bahwa menikah muda itu sama saja dengan kecerobohan. Fase awal hidup itu yaitu Anda lahir, setelah itu pergi ke sekolah, maka setelah lulus membangung karir, lalu mengumpulkan finansial yang Anda dapatkan, kemudian bagaimana dengan "status" Anda? Temukanlah pasangan Anda, dia bisa datang dari teman sewaktu kuliah, atau semasa Anda sekolah, atau teman kantor Anda, dan menikah muda tanpa penyesalan. Berikut ini jawaban dari wanita yang sudah menikah di usia 18 - 23 tahun, dan mereka yakin banyaknya manfaat yang didapat dari menikah muda.

1. Ketika muda, Anda dapat menikmati petualangan hidup Anda bersama pasangan Anda.
2. Anda dan pasangan Anda memang belum cukup 'matang' dalam perjalanan hidup Anda. Namun, Anda dan pasangan dapat membentuk 'kematangan' tersebut satu sama lain seiring jalannya waktu.
3. Anda belajar untuk berkompromi ketika Anda dihadapi masalah yang membutuhkan keputusan sangat besar.
4. Dukungan. Ketika Anda memulai karir Anda di beberapa tahun, sangatlah baik ketika Anda memiliki seseorang yang mendukung Anda setiap saat.
5. Anda terhindar dari kemiskinan disaat muda, Anda akan menerima bantuan dan belajar untuk mengatur keuangan dengan pasangan Anda. Ketika Anda mulai dari nol, Anda belajar untuk bersyukur untuk segala sesuatunya.
6. Jika Anda ingin memulai sebagai keluarga, jagalah kesehatan Anda dan siapkan Anda untuk memiliki bayi di usia lebih
muda.
7. Anda telah membuat seseorang menjadi prioritas utama Anda.
8. Anda merayakan banyaknya acara bersama dengan pasangan.
9. Anda tumbuh dewasa bersama-sama
10. Anda melepaskan kebiasaan egois sebelum perasaan egois itu semakin berkembang. Ini tidak selalu mengenai kemana Anda ingin pergi, atau apa yang ingin Anda lihat, dan Anda belajar untuk melibatkan pasangan Anda.
11. Anda belajar hampir semuanya bersama-sama dengan pasangan baik secara harfiah dan kiasan, dan Anda dapat membantu untuk meningkatkan kecerdasan bersama-sama dengannya.
12. Anda berdua akan memiliki lebih banyak energi, entah itu dalam kerja bersama, bermain bersama, atau untuk mengejar anak Anda bersama-sama.
13. Membuat rencana di masa depan (misalnya, di mana Anda akan tinggal dalam beberapa tahun kedepan, berapa banyak anak yang Anda inginkan, seperti apa rumah yang akan Anda beli, dll) ini akan terasa lebih mudah karena Anda membuat komitmen utama bersama pasangan Anda, dan Anda bekerja sama dengannya sebagai satu tim.
14. Ambisi dan impian Anda tidak akan berhenti hanya karena Anda sudah menikah. Anda berdua menjadi kreatif dan akan mencari cara untuk mencapai tujuan pribadi menjadi tujuan kebersamaan.
15. Banyaknya tanggapan yang bervariasi, tetapi tidak peduli di usia berapa Anda menikah, di usia muda atau tua, jika Anda telah menemukan orang yang Anda cintai, dan Anda siap untuk benar-benar berbagi kehidupan Anda dengannya, menikahlah dengannya.
Sebagai tambahan, di dalam islam, pernikahan merupakan hal yang diharuskan, dan juga tujuan utamanya adalah untuk beribadah. Keuntungan lain dari menikah muda dalam islam adalah dapat terhindar dari segala macam dosa, Anda juga merasa terlindungi dengan memiliki keluarga, tentunya semuanya akan terasa lebih mudah setelah mendapatkan pasangan yang halal.

Akibat Makanan Ini, Doa untuk Anak Tertolak


Bontangers - Doa orang tua adalah salah satu doa yang diijabahi Allah. Namun mengapa ada doa orang tua yang tertolak, hingga seakan tak berpengaruh sama sekali untuk anak? Berikut ini kisah dan penjelasan tertolaknya doa orang tua akibat makanan.

“Saya sudah mendoakan anak saya untuk sekian lama, Ustadz. Selesai shalat fardhu, selesai shalat malam. Tapi anak saya tetap nakal. Tidak ada perubahan sama sekali. Doa saya seperti tidak mempan,” kata seorang ibu menceritakan kondisi anaknya yang duduk di bangku sekolah menengah.

Sang ustadz diam sejenak. Ia mencoba mencerna keseluruhan cerita ibu tadi. Dengan nada berhati-hati ia mencoba menggali pertanyaan. “Mohon maaf… apakah Ibu pernah memberikan makanan dari hasil syubhat atau haram kepada anak Ibu?”

Mendengar pertanyaan itu, sang ibu terdiam. Air mukanya menyiratkan kegundahan dan perlahan matanya berkaca-kaca.

“Iya, Ustadz. Kalau dari uang syubhat sering. Suami saya sering mendapatkan uang yang tidak jelas. Kadang sebagai bentuk terima kasih customer yang telah dilayaninya. Kadang pemberian pimpinan yang nggak jelas dari mana. Kadang juga ada rekayasa laporan di tempat kerjanya.”

“Nah, itu Bu. Ketika anak-anak mendapatkan asupan makanan yang haram atau syubhat, salah satu efeknya ia bisa terhijab dari doa. Apalagi orang tuanya juga memakan makanan haram. Semakin tidak nyambung itu doanya. Allah tidak berkenan mengabulkan doa orang tua tersebut”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

style="text-align: right;"> أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ ( يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّى بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ) وَقَالَ (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ) ». ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ “Wahai manusia, sesungguhnya Allah Maha Baik dan hanya menerima yang baik. Sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mukmin untuk sama seperti yang diperintahkan kepada para nabi. Kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, ‘Wahai para rasul, makanlah makanan yang baik dan kerjakanlah amal shalih. ’ Dia juga berfirman yang artinya, ‘Hai orang-orang mukmin, makanlah makanan yang baik yang telah Kami anugerahkan kepadamu. ’ Kemudian beliau menceritakan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh hingga rambutnya kusut dan kotor, ia menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa, ‘Ya Rabb, ya Rabb’. Akan tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan ia kenyang dengan yang haram. Maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan.” (HR. Muslim)

Ketika menjelaskan hadits ini, para ulama menerangkan bahwa laki-laki tersebut telah memenuhi empat hal yang semestinya membuat doanya terkabul yakni ia seorang musafir, ia lelah, ia menengadahkan dua tangan dan sangat berharap kepada Allah. Namun karena ia menggunakan barang haram, doanya tertolak. Sebab makanan haram, minuman haram dan pakaian haram adalah penghalang terkabulnya doa.

Para orang tua muslim, mari kita menjaga diri dari makanan dan hal-hal yang haram. Kita jaga pula anak-anak kita dari makanan dan hal-hal yang haram. Dengan demikian, semoga tak ada penghalang antara doa kita dan ijabah Allah. Semoga tak ada penghalang terkabulnya doa kita untuk kebaikan anak-anak kita.






Sumber : bersamadakwah.net
Ternyata Ini Keutamaan Menikahi Janda

Ternyata Ini Keutamaan Menikahi Janda

itsri


Adakah keutamaan menikahi janda? Ataukah lebih baik dengan gadis saja?
Keutaman Menolong Para Janda
Dari Abu Hurairah, berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
السَّاعِي عَلَى اْلأَرْمَلَةِ وَالْمَسَاكِيْنِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيْلِ اللهِ، وَكَالَّذِي يَصُوْمُ النَّهَارَ وَيَقُوْمُ اللَّيْلَ
Orang yang berusaha menghidupi para janda dan orang-orang miskin laksana orang yang berjuang di jalan Allah. Dia juga laksana orang yang berpuasa di siang hari dan menegakkan shalat di malam hari.”(HR. Bukhari no. 5353 dan Muslim no. 2982)
Termasuk dalam menolong para janda adalah dengan menikahi mereka. Namun janda manakah yang dimaksud?
Disebutkan dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim (18: 93-94), ada ulama yang mengatakan bahwa “armalah” yang disebut dalam hadits adalah wanita yang tidak memiliki suami, baik ia sudah menikah ataukah belum. Ada ulama pula yang menyatakan bahwa armalah adalah wanita yang diceraikan oleh suaminya.
Ada pendapat lain dari Ibnu Qutaibah bahwa disebut armalah karena kemiskinan, yaitu tidak ada lagi bekal nafkah yang ia miliki karena ketiadaan suami. Armalah bisa disebut untuk seseorang yang bekalnya tidak ada lagi. Demikian nukilan dari Imam Nawawi.
Pendapat terakhir itulah yang penulis cendrungi.
Dari pendapat terakhir tersebut, janda yang punya keutamaan untuk disantuni adalah janda yang ditinggal mati suami atau janda yang diceraikan dan sulit untuk menanggung nafkah untuk keluarga. Adapun janda kaya, tidak termasuk di dalamnya.
Keutamaan Menikahi Janda yang Ditinggal Mati Suami dan Memiliki Anak Yatim
Kita tahu bersama bahwa anak yatim adalah anak yang ditinggal mati ayahnya. Anak seperti inilah yang dikatakan yatim dan punya keutamaan untuk ditolong karena penanggung nafkahnya -yaitu ayahnya- sudah tiada. Jika ada yang menikahi janda karena ingin menolong anaknya, maka ia akan dapat keutamaan besar menyantuni anak yatim.
Dari Sahl ibnu Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,
« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هَكَذَا » . وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى ، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا
Kedudukanku dan orang yang menanggung anak yatim di surga bagaikan ini. [Beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya, namun beliau regangkan antara keduanya]. (HR. Bukhari no. 5304).
Walau memang menikahi perawan ada keutamaannya. Namun menikahi janda tidak boleh dipandang sebelah mata. Bahkan ada pria yang membutuhkan janda dibanding gadis perawan. Semisal seorang pria ingin mencari wanita yang lebih dewasa darinya sehingga bisa mengurus adik-adiknya. Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia pernah berkata,
تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً فِى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَلَقِيتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « يَا جَابِرُ تَزَوَّجْتَ ». قُلْتُ نَعَمْ. قَالَ « بِكْرٌ أَمْ ثَيِّبٌ ». قُلْتُ ثَيِّبٌ. قَالَ « فَهَلاَّ بِكْرًا تُلاَعِبُهَا ». قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِى أَخَوَاتٍ فَخَشِيتُ أَنْ تَدْخُلَ بَيْنِى وَبَيْنَهُنَّ. قَالَ « فَذَاكَ إِذًا. إِنَّ الْمَرْأَةَ تُنْكَحُ عَلَى دِينِهَا وَمَالِهَا وَجَمَالِهَا فَعَلَيْكَ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ »
Aku pernah menikahi seorang wanita di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu aku bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau pun bertanya, “Wahai Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Ia menjawab,”Iya sudah.”Yang kau nikahi gadis ataukah janda?”, tanya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku pun menjawab, “Janda.”Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Kenapa engkau tidak menikahi gadis saja, bukankah engkau bisa bersenang-senang dengannya?” Aku pun menjawab, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki beberapa saudara perempuan. Aku khawatir jika menikahi perawan malah nanti ia sibuk bermain dengan saudara-saudara perempuanku. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Itu berarti alasanmu. Ingatlah, wanita itu dinikahi karena seseorang memandang agama, harta, dan kecantikannya. Pilihlah yang baik agamanya, engkau pasti menuai keberuntungan.” (HR. Muslim no. 715)
Namun dengan catatan di sini tetap memandang janda yang punya agama yang baik, bukan sembarang janda. Semoga Bermanfaat.
Rabu, 26 Agustus 2015

Tips Agar Nyaman Memakai Hijab dan Tidak Melanggar Ajaran Islam



Berhijab tidak akan membuat kita terlihat jelek atau membuat kita tidak nyaman. Berikut adalah tips nyaman memakai hijab :


  1. Pakailah baju rumahan sebelum memakai baju luaran seperti gamis jika hendak keluar rumah. Hal ini untuk menghindari pakaian yang nyeplak karena bahannya yang tipis atau membentuk bagian tubuh.
  2. Berhati-hati dengan panjang baju yang dipakai saat naik kendaraan roda dua. Pakaian yang terlalu panjang atau memiliki potongan umbrella cukup berbahaya karena bisa tersangkut di bagian jeruji sepeda motor. Kecuali kamu naik motor matic yang lebih aman untuk dipakai wanita muslimah berhijab
  3. Hindari tabaruj. Pemilihan warna yang terlalu mencolok, memakai aksesoris berlebihan, atau berdandan terlalu menor dapat membuat penampilanmu heboh sendiri. Sederhanakan pakaian hijabmu, karena Allah tidak menyukai sesuatu yang berlebihan.


Nah, itulah beberapa tips aman dan nyaman memakai hijab yang perlu kamu ketahui. Berhijab itu mudah, jadi jangan ragu lagi untuk mulai berhijab. Semoga Allah memudahkan kita dalam proses berhijab.

Larangan Islam Memakai Cincin Di Jari Tengah dan Jari Telunjuk !!

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 
Ketika orang menggunakan sebuah Cincin, di jari manakah cincin sering digunakan ? Apakah di jari tangan kiri atau tangan kanan ? Apakah di pakai di Jari Tengah ataukah Jari Telunjuk sebagaimana yang biasanya dilakukan kebanyakan orang ?  
Alangkah lebih baik ketika kita menggunakan Sebuah Cincin seperti yang dicontohkan baginda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. 
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, 
كَانَ خَاتِمُ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فِى هَذِهِ. وَأَشَارَ إِلَى الْخِنْصَرِ مِنْ يَدِهِ الْيُسْرَى 
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengenakan cincin di sini.” Anas berisyarat pada jari kelingking di tangan sebelah kiri. (HR. Muslim no. 2095). 
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Ulama-Ulama sepakat bahwa ketika menggunakan cincin yang sesuai sunnah adalah dipakai Di Jari Kelingking bagi Pria, sedangkan untuk Wanita dapat dipakai di Jari mana saja." (Syarh Shahih Muslim, 14: 65). 
Terdapat sebuah hikmah dalam menggunakan Cincin di Jari Kelingking yaitu jauh dari Pelecehan sebab jari kelingking adalah jari yang paling pinggir, Sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari hari kita, hal ini berbeda jika di pakai di jari lainnya. 
Jari-Jari yang dilarang untuk Cincin bagi laki lagi : Imam Nawawi membawakan judul bab dalam Syarh Shahih Muslim, " Larangan bagi Laki-Laki dalam menggunakan cincin adalah memakainya di jari Tengah dan jari-jari setelahnya." 
Disebutkan dalam sebuah hadits, ‘Ali bin Abi Tholib berkata :  
نَهَانِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ أَتَخَتَّمَ فِى إِصْبَعِى هَذِهِ أَوْ هَذِهِ. قَالَ فَأَوْمَأَ إِلَى الْوُسْطَى وَالَّتِى تَلِيهَا 
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangku memakai cincin pada jari ini atau jari ini.” Ia berisyarat pada jari tengah dan jari setelahnya. (HR. Muslim no. 2095). 
Menurut Imam Nawawi yang dimaksud hadits tersebut adalah Jari Telunjuk dan Jari Tengah. Dan hukumnya bagi Laki-Laki yang memakai cincin di Jari Telunjuk dan juga Jari Tengah adalah Makruh Tanzih ( Yang Bermakna : Makruh, Bukan Haram) Syarh Shahih Muslim, 14: 65. 
Manakah yang lebih baik ? Memakai cincin di Jari Tangan Kanan atau di Jari Tangan Kiri ? 
Imam Nawawi juga menyatakan bahwa Ulama-Ulama sepakat dalam memperbolehkan memakai cincin di jari tangan kanan ataupun di jari tangan kiri. Tidak ada hukumnya jika memakai Cincin di Jari tangan kanan maupun tangan kiri. Ulama-Ulama cuman berselisih saja dalam berpendapat mengenai di antara keduanya manakah yang Afdhal. Kebanyakan para Salaf memakai cincin pada jari Tangan Kanan, dan Kebanyakan lagi memakai cincin pada jari tangan kiri. 
Imam Malik sendiri menganjurkan Untuk memakai Cincin pada jari tangan kiri, beliau memakruhkan tangan kanan. Sedangkan bagi ulama Syafi'iyah yang shahih, Memakai cincin pada jari tangan kanan lebih Afdhal karena tujuannya adalah untuk menghiasi/mempercantik diri. Karena menurut mereka, Tangan kanan lebih mulia dan lebih tepat dalam berhias diri dan juga sebagai bentuk pemuliaan diri. Syarh Shahih Muslim, 14: 66. 
 
 
Kesimpulan Artikel Ini Adalah : Jari Tangan Terbaik untuk Memakai Cincin Bagi Laki-Laki adalah Memakai Cincin di jari kelingking pada tangan kiri. Adapun hukumnya Makruh apabila Dipakaikan cincin di Jari Tengah dan Jari Telunjuk. Sedangkan untuk Jari Manis, Masih boleh dikenakan. Namun, Untuk Wanita, bebas memakai cincin di jari mana saja di tangan kanan maupun tangan kiri. Wallahu a’lam.

Hei....Kamu! Ya Kamu Yang Bangga Dengan Pacaran Dan Gaya Hidup "Modern" Kamu Baca INI Atau Kamu Menyesal

Saat ini Aku gembira sekali, Aku berada ditempat yang hangat dan nyaman walaupun gelap.
Tapi ah.. Itu tidak masalah, Aku tetap gembira sekali, Tuhan telah memilihkan tempat ini untukku.
Aku Bisa merasakan Ibu tersenyum,
mendengarkan suara Ibu yang lembut.
 
Tapi Bu, kenapa beberapa hari ini Ibu menangis..?
Malam ini Aku juga mendengar Ibu menangis, bahkan ketika tangisanmu semakin menjadi, tiba tiba Ibu memukulku, yang masih ada dalam perut Ibu. Aku Kaget sekali Bu.. Aku ingin sekali memelukmu dan bertanya kepadamu,
 
kenapa Ibu bersedih..?
 
Siapa yang telah membuat Ibu menangis..?
Tapi Ibu terus memukulku.. sakiiiit Bu..
Ibu.. Aku ingin bertanya, kenapa hari ini Ibu mencaci maki Aku..?
Aku bahkan tidak tahu apa salahku..?
 
Yang ada Ibu hanya berteriak sambil menyebutkan nama Seseorang yang Ibu katakan sebagai Ayahku, Seseorang yang kemarin memukul Ibu.
Ibu.. Aku ingin membelai Wajahmu dan mengusap air matamu, Aku ingin mengatakan Aku sayang Ibu agar Ibu tenang,
 
tapi tanganku masih terlalu kecil untuk bisa merangkul bahkan membelai wajahmu Bu..
Tapi Tenanglah Bu, aku benar benar akan membahagiakan Ibu saat aku tumbuh besar nanti. Aku akan menjadi jagoan kecil Ibu dan melindungi Ibu, agar tidak ada lagi yang menyakiti Ibuku.
 
SAAT ABORSI
 
“Ibu.. Kenapa seharian ini Ibu tetap menangis..?
Apa Aku berbuat salah..?
Ibu, hukumlah Aku jika Aku salah,
tapi tolong usir benda yang menarikku ini..!
Ibu dia jahat padaku, dia menyakitiku,
Ibu.. Tolong Aku.. sakiiiiit.. Ibu..
 
Kenapa Ibu tidak mendengar teriakanku, Bu..
Benda itu menarik kepalaku,
rasanya leherku ini mau putus,
dia bahkan menyakiti tanganku yang kecil ini,
dia terus menarik dan menyiksaku.. Sakiiit.. Oh Ibu…
tolong hentikan semua ini, aku tidak kuat kesakitan seperti ini.. Ibu.. Aku sekarat…
 
ABORSI SELESAI
 
Ibuku sayang.. Kini aku telah bersama Tuhan di-
Surga, Aku bertanya kepadaNya,
apakah Aku dibunuh..? Dia menjawab Aborsi..
Ibu, aku masih tidak mengerti apa itu Aborsi..?
Yang Aku tahu sesuatu itu telah menyakitiku dan Aku sedih Bu.. Teman Temanku di Surga bilang, kalau Aku tidak di inginkan.
 
Ah.. Aku tidak percaya…
Aku mempunyai Ibu yang sangat baik
dan sayang padaku.
 
Mereka juga berkata, karena Aku..
Ibu merasa sangat malu !
Itu Tidak benar kan Bu..? Aku kan jagoan kecil Ibu
yang akan melindungi Ibu,
kenapa Ibu harus malu..?
 
Aku janji tidak akan nakal dan membuat Ibu malu.
Tetapi Mereka tetap bilang padaku,
kalau Ibu sendiri yang membunuhku..!
Tidak ! Ibuku tidak akan sekejam itu,
Ibuku sangat lembut dan mengasihiku..!
 
Maafkan Aku Ibu…
 
Aku telah berusaha sekuat tenaga untuk bertahan.
Karena Aku ingin membahagiakan Ibu, tapi sekarang Tuhan telah membawaku kesini, karena kejadian itu…
Benda Itu telah menghisap lengan dan kakiku hingga putus…
dan akhirnya mencengkeram seluruh tubuh mungilku.
 
Ibu.. Aku hanya ingin Ibu tahu,
bahwa Aku sangat ingin tinggal bersama Ibu,
 
Aku tak ingin pergi. Aku sayang Ibu,
walaupun Aku belum sempat bernafas
dan melihat wajahmu Ibu..
 
Ibu… Aku sangat ingin mengatakan,
biarlah Aku sendiri yang merasakan…
sakitnya diperlakukan seperti itu, asal jangan Ibu.
 
Ibu…Maafkan Aku…
karena gagal menjadi jagoan kecil…
yang akan melindungi Ibu…
Selamat tinggal Ibu..

Nasehat Buat KAMU Yang JOMBLO : Bersyukurlah Kamu yang Belum Bertemu Jodoh

Sahabatku, mudah-mudahan saudara tidak termasuk di antara yang protes saat membaca judul tulisan ini. Mari kita perbanyak waktu untuk bertafakur tentang nikmat dari Allah, supaya tidak timbul rasa kurang.

Sungguh banyak sekali yang seharusnya disyukuri."Dan apabila kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya." (QS. Ibrhm [14]: 34)Jadi, bersyukur ini tak terkecuali bagi saudara yang belum bertemu jodoh. Mungkin ada yang protes,"Aa, bersyukur apanya?" Bersyukurlah karena memiliki waktu lebih banyak untuk berduaan dengan Allah.

Bersyukurlah Kamu yang Belum Bertemu Jodoh

Sebagaimana bagi yang tidak atau belum dikaruniai anak, juga seharusnya bersyukur. Karena saat memiliki anak belum tentu kebaikan kita bertambah, dan belum tentu semakin mendekat kepada Allah. Mungkin Allah mengetahui kalau kita tidak atau belum siap diberi amanah. Itu bukanlah masalah. Siti Aisyah tidak punya anak, dan tidak berkurang kemuliaannya.

Tetaplah tenang bagi yang belum bertemu jodoh. Jangan sedih atau mengeluh,"Ah, saya nggaklaku." Tapi seharusnya waktu yang ada dimanfaatkan mendekat kepada Allah. Daripada hati kita berbagi dengan makhluk, jauh lebih baik cinta kita sepenuhnya diberikan kepada Pencipta makhluk.

Amat mudah bagi Allah membuat seseorang menaksir kita. Jangan merasa: "Tapi wajah saya kurang menarik." Sebab yang begitu kufur nikmat. Kita diciptakan sedemikian lengkapnya. Teruslah mendekat kepada Allah. Dia-lah yang menentukan jodoh bagi kita. Nanti bagi yang ditakdirkan Allah sebagai jodoh kita akan jadi tertarik saja.

Misalkan ada yang bilang hidung kita kurang mancung. Tapi kata seseorang yang ditakdirkan Allah sebagai jodoh, hidung kita ini seksi. Atau ada yang bilang bibir kita tebalnya bersaing dengan ban mobil. Tapi kata yang nanti ditakdirkan jodoh, "Inilah bibir idaman."

Sungguh mudahbagi Allah yang menciptakan setiap hati, dan menciptakan rasa suka. Oleh sebab itu, tidak ada waktu untuk mengeluhkan tubuh atau apa pun, bila kita belum bertemu jodoh. Tetap dan teruslah bersyukur, dan makin mendekat kepada Allah.

Sahabatku. Saya pernah membaca dalam sekian tulisan tentang para ulama yang menghidupkan malamnya bersama Allah. Mereka yang mengetahui lezatnya berduaan dengan Allah, ketika sudah punya pasangan terkadang jauh lebih menikmati kesendirian. Kecuali bagi yang memang sudah punya kewajiban.

Maka,beruntunglah bagi yang belum punya pasangan. Karena bisa lebih rajin dan lebih asyik berduaan dengan Pencipta langit dan bumi. Nanti ketika cinta kita kepada Allah sudah bagus, tiba waktunya Allah akan mengaruniai kita jodoh.

Tapi kalau pun sampai kita meninggal tidak diberi pasangan, maka terimalah dengan ridho dan tetap bersyukur. Karena semua ketentuan Allah bagi kita pasti yang terbaik, dan suka-suka Allah Yang Mahabaik memberi jodoh atau tidak. Hidup di dunia ini tidaklah lama. Yang penting selama hidup kita akrab dengan Allah, dan setelah meninggal diberikan surga. Berjumpa dengan-Nya.

Jangan sampai hanya dikarenakan di dunia ini kita belum atau tidak diberi pasangan, lalu sepanjang waktu dipakai untuk tidur. Setiap hari iri dan dengki pada yang sudah diberi, dan minder kalau ada yang bertanya "Kapan menikah?" Lama-lama jadi suka menangis saat melihat orang lain bersama pasangan dan anaknya. "Ya Allah, Engkau tidak adil." Padahal kalau Allah mau mengadili, dari kemarin kita sudah disambar petir. Jangan sampai kita kufur nikmat di dunia, dan di akhirat direbus. Naudzubillaahi mindzalik.

Sahabatku. Hanya orang-orang yang kufur nikmatlah yang tidak bahagia. Terlepas apakah dia dikaruniai pasangan atau pun tidak. Kalau kita tenggelamkan hati dengan mengingat-ingat karunia Allah, maka hati iniakan menjadi lembut. Kita bisa terisak-isak menangis. Bukan tangis keluh-kesah atau kecewa, tetapi tangisan syukur dan bahagia. Karena tidak ada yang bisa kita kecewakan dari perbuatan Allah. Orang yang kecewa hanyaorang yang kufur nikmat.[aagym/inilahcom]
Senin, 06 Juli 2015

Bibir Kering Saat Puasa? Coba Atasi dengan Cara Ini!

Bibir Kering Saat Puasa? Coba Atasi dengan Cara Ini! - Orang yang berpuasa dapat pula mengalami pengaruh yang kurang baik pada kulitnya, ketika tidak memperhatikan asupan makanan dan minuman pada saat berbuka puasa maupun pada saat sahur.

Hal itu dikatakan dr. Arief Budiyanto, Ph. D, Sp.KK(K), Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari Rumah Sakit UGM.

Ia menyebutkan, masalah yang sering terjadi pada orang yang berpuasa adalah kulit dan bibir menjadi kering.

Bila keadaan tersebut dibiarkan, maka kekeringan akan bertambah parah dan dapat menyebabkan kelainan kulit lebih lanjut, terutama pada orang dengan penyakit eksim yang mempunyai sifat kulit kering.

Arief memiliki beberapa tips yang perlu dilakukan, agar saat berpuasa tidak mengalami pengaruh yang kurang baik bagi kulit seseorang yang berpuasa.

Arief sangat menyarankan bagi orang yang berpuasa untuk meminum air putih minimal sebanyak delapan gelas perhari.

Delapan gelas tersebut dapat dibagi, dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum atau sesudah sholat tarawih, dan dua gelas pada saat sahur.

Selain itu, orang yang berpuasa pun harus memperhatikan keseimbangan makanan, yaitu dengan memperhatikan empat sehat lima sempurna.

“Gunakan sabun dengan PH-balanced, atau sabun yang mengandung pelembab dan hindari penggunaan sabun antiseptik terutama pada orang dengan jenis kulit kering seperti penderita eksim, gunakan pelembab kulit dan gunakan pula tabir surya atau tirai, jika melakukan kegiatan di luar ruangan,” tambah Arief.

Arief menambahkan, ada hal yang perlu dihindari ketika bibir mengalami kekeringan saat berpuasa, yaitu hindari membasahi bibir dengan menggunakan ludah atau air liur.

Ia menyebutkan, hal tersebut akan menjadikan bibir semakin kering, pecah-pecah dan gatal, karena ludah atau air liur mengandung air dan enzim-enzim yang bisa menyebabkan iritasi pada bibir.

“Dengan tips tersebut, diharapkan kulit dan bibir kita dapat terhindar dari masalah, terutama kekeringan sehingga tidak mengganggu dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadan,” tutup Arief. (Tribunjogja.com)

Ini Tipe Orang Dibenci Malaikat, Termasuk Istri yang Menolak Melayani Suami

Ini Tipe Orang Dibenci Malaikat, Termasuk Istri yang Menolak Melayani Suami- Dalam banyak hadits, Rasulullah pernah menjelaskan tentang apa yang disukai malaikat dan tidak disukainya. Pada hakikatnya malaikat menyukai semua yang Allah sukai, begitu pula sebalknya. Sudah tahu tipe orang dan hal lain yang dibenci malaikat?

Para malaikat juga akan memohonkan ampunan bagi orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Allah.

Para malaikat akan mendoakan orang-orang beriman dan beramal saleh.

Dan malaikat tidak akan mendoakan orang-orang yang melakukan hal-hal yang tidak disukai olehnya, berikut ini adalah hal-hal yang tidak disukai malaikat:

1. Malaikat Benci Orang yang Mencela Rasul dan Sahabatnya

Rasulullah SAW bersabda, “Sesunguhnya Allah telah memilih aku dan juga telah memilih bagiku para sahabatku, maka Ia menjadikan bagiku dari mereka itu para pembantu tugasku dan para pembelaku, dan para menantu dan mertuaku.

Maka siapa saja mencerca mereka, maka atasnyalah kutukan Allah dan para malaikat-Nya dan segenap manusia.



Allah tidak akan menerima di hari kiamat para pembela mereka yang bisa memalingkan mereka dari azab Allah” [HR. Al Laalikai dan Hakim].

2. Istri yang Menolak Melayani Suami

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang istri bermalam meninggalkan atau menjauhi tempat tidur suaminya maka malaikat akan melaknatinya sampai pagi” [HR. Muslim]

Mengapa malaikat melaknat istri yang menolak untuk melayani suaminya? ini bukan karena malaikat sedang membela kaum pria, namun malaikat tahu dosa yang lebih besar sedang mengancam pasangan ini apabila istri menolak suaminya tanpa alasan.

3. Istri yang Pergi Tanpa Izin dari Suami

Pada suatu hari Ibnu Umar ra pernah menjumpai seorang wanita sedang menemui Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah, apakah hak seorang suami atas istrinya?” Rasulullah bersabda, “Haknya adalah hendaknya jangan keluar dari rumahnya kecuali dengan izinya. Jika ia melakukanya, maka Allah dan Malaikat Rahmat akan melaknat hingga ia bertaubat.” [HR. Abu Dawud]

Prosedur dalam menjalani rumah tangga sudah diatur jelas di dalam Islam, yaitu bahwa suami adalah pemimpin atau imam dalam rumah tangga.


Sehingga, istri harus taat kepada suaminya. Dan apabila ia hendak keluar rumah, sebaiknya ia meminta izin kepada suaminya.

4. Malaikat Tidak Menyukai Orang yang Pelit

Malaikat tidak menyukai orang-orang yang bakhil dan pelit.

Selain itu, Allah juga sangat tidak suka terhadap orang-orang yang memiliki sifat pelit karena Allah adalah Maha Pengasih, Dia-lah Yang Maha Pemberi Rizki.

Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun ketika seorang hamba melalui hari itu kecuali dua malaikat turun kepadanya. Salah satunya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang-orang yang berinfaq,’ Sedangkan yang lainya berkata, ‘Ya Allah hancurkan orang yang kikir.'”

Maka dari itu, jauhilah sifat pelit karena hal itu sangat dibenci oleh Allah dan malaikat-Nya.

5. Malaikat Tidak Menyukai Rumah yang Terdapat Anjing, Gambar (Lukisan) dan Patung


Rasulullah bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing, juga tidak memasuki rumah yang didalamnya terdapat gambar (patung)” [Hadits sahih Imam Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah]

Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa gambar yang dimaksud adalah gambar-gambar yang membawa fitnah seperti gambar yang dikultuskan atau dipuja dan gambar-gambar yang mempertontonkan aurat.

Namun, untuk gambar-gambar atau patung yang ditujukan untuk proses pendidikan dan kedokteran tidaklah dilarang.(muslimahcorner)