Tampilkan postingan dengan label Indonesiana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesiana. Tampilkan semua postingan
Rabu, 07 September 2016

Inilah 20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI BANTU SEBARKAN YA.!

Inilah 20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI BANTU SEBARKAN YA.! Berhubungan suami istri harus dilakukan penuh adab dan ada waktu-waktu yang dibolehkan dan ada waktu – waktu yang dilarang untuk melakukan hubungan suami istri. Hal ini disebabkan karena dalam Islam hubungan suami istri adalah ibadah dan bernilai pahala.


Adapun waktu waktu yang dilarang untuk berjima’ yaitu:

1. “Wahai Ali..! janganlah engkau berjima’ dengan isterimu pada awal (hari pertama) bulan, pada pertengahannya (sehari) dan pada akhir (dua hari) di hujung bulan. Maka sesungguhnya penyakit gila, gila babi dan sopak mudah mengenainya dan anaknya.”

2. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu selepas zuhor, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak kerana jima’ pada waktu itu, maka ia akan bermata juling dan syaitan sangat suka kepada manusia yang bermata juling.”

3. “Wahai Ali..! janganlah bercakap-cakap semasa jima’, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak dengan jima’ yang demikian, maka anak itu tidak selamat daripada bisu.”

4. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan perempuanmu dengan syahwat terhadap perempuan lain, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepadamu berdua anak, anak itu akan menjadi pondan yang bersifat benci dan hina.”

5. “Wahai Ali..! jika kamu berjunub di tempat tidur, janganlah membaca Al-Quran, maka sesungguhnya aku bimbang akan turun kepada kamu berdua api (bala) dari langit yang membakar kamu berdua.”

6. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu kecuali ada padamu satu tuala dan pada isterimu satu tuala.”

7. “Wahai Ali..! janganlah kamu berdua menyapu dengan menggunakan satu tuala, nanti akan jatuh syahwat keatas syahwat (salah seorang akan kuat syahwatnya daripada yang lagi satu), maka sesungguhnya yang demikian itu akan mengakibatkan permusuhan kemudian membawa kamu berdua kepada berpecah dan talak.”

8. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Fitri (Raya Puasa), maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak anak itu seorang yang cacat dan tidak mendapat anak baginya kecuali sudah tua.”

9. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Adha, maka sesungguhnya jika kamu berdua berjima’ pada malam tersebut, apabila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak aku bimbang ia akan menjadi seorang yang berjari enam atau empat.”

10. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah cahaya matahari (secara langsung – direct) dan terkena warna (cahayanya), kecuali kamu mengenakan tutupan (bumbung), jika tidak maka sesungguhnya kalau Allah mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang sentiasa hidup dalam meminta-minta dan faqir sehingga mati.”

11. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah pohon kayu yang berbuah, maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang tukang gojo, tukang sebat atau seorang ketua yang bengis,”

12. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu sewaktu antara azan dan iqomah, jika berjima’ pada waktu demikian, sesungguhnya jika Allah mengurniakan anak pada kamu berdua, nanti ia menjadi seorang yang menumpahkan darah.”

13. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu semasa ia hamil kecuali kamu berdua berwudhu’, jika tidak maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti ia akan menjadi seorang yang buta hati dan bakhil tangan.”

14. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada pertengahan (Nisfu) Sya’ban, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak,nanti anak itu akan mempunyai tanda yang jelek pada muka dan rambutnya.”

15. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada akhir bulan (yakni tinggal dua hari) maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak nanti anak tersebut menjadi seorang yang sentiasa perlu meminta-minta. “

16. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu dengan syahwat terhadap saudara perempuannya ! (ipar kamu) kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi penolong dan pembantu kepada orang yang zalim dan pada tangannya membuat kebinasaan kepada manusia.”

17. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di atas loteng maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan anak kepada kamu berdua nanti anak itu menjadi seorang munafiq, pelampau yang melewati batas.”

18. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam kamu hendak keluar musafir kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, ia akan membelanjakan harta kepada yang tidak Haq,” dan Rasulullah s.a.w. membaca ayat Al-Quran : “Innal Mubazziriina kaanu – ikhwan Nas – Syayathin.”

19. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu bila kamu keluar bermusafir dalam tempoh tiga hari tiga malam, maka yang demikian itu sesungguhnya bila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti ia menjadi seorang pembantu kepada setiap orang yang zalim.”

20. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada awal malam, maka sesungguhnya jika dikurniakan anak kepada kamu berdua, ia menjadi seorang tukang sihir, sunglap, dan menghendaki dunia daripada akhirat.”
Senin, 28 Maret 2016

Hai, Cowok!! Beruntungnya Kamu Yang Menikahi Perempuan Lebih Tua Karena Akan Mendapatkan 8 Berkah ini....

Bontangers -  Kalau kamu jatuh cinta dengan perempuan yang lebih tua, jangan khawatir, kamu tidak sendiri. Hampir semua laki-laki bahkan merasa nyaman dan tertarik dengan perempuan yang lebih tua.

Memang sudah menjadi mekanisme psikologi laki-laki untuk merasa tertarik pada segala sesuatu yang mengingatkannya dengan sosok ibu. Dan perempuan yang lebih tua umumnya menarik karena sikap mereka atau bahkan wajah mereka mengingatkan laki-laki pada ibunya.

Jadi, jangan ragu atau bahkan takut menikahi perempuan yang lebih tua. Ini alasannya!

1. Mandiri dan Dapat Diandalkan

Nah, jika pasangan kamu nantinya lebih tua dari kamu. Ia akan lebih mandiri dan dapat diandalkan dalam beberapa situasi­. Kamu bahkan mungkin akan kaget melihat dan menyaksikan sikap pasangan kamu dalam menyikapi berbagai persoalan

2. Penuh Keyakian Diri

Kamu tidak perlu khawatir bagaimana pasanganmu yang lebih menghadapi keadaan yang mungkin menurutmu sulit dihadapi seorang perempuan. Ia sudah memiliki kepercayaan dan keyakinan diri yang tinggi. Percayalah dan saksikanlah.

3. Memiliki Rencana dan Arah Tujuan

Bagi perempuan yang lebih tua, berkeluarga bukanlah hanya sekedar main-main. Kamu yang lebih muda benar-benar akan terbantu dengan berbagai pandangan, rencana serta plan A B C D E yang dimiliki pasanganmu dalam memelihara cinta keluarga.

4. Terbuka dan Tanpa Basa Basi

Tentu saja bahasa perempuan yang tidak pernah dipahami laki-laki adalah bahasa ‘kemauan’. Pasanganmu minta A, kamu nggak ngerasa. Istrimu minta B, kamu malah memilih C.

Nah, kalau kamu menikah dengan perempuan yang lebih tua, kamu akan punya istri yang tidak banyak menggunakan bahasa ‘kemauan’ ini. Bahkan, mungkin sama sekali tidak basa basi dan terbuka apa adanya. Komunikasi menjadi semakin mudah bukan?

5. Tenang dan Penuh Pertimbangan
Kamu seolah akan mendapatkan kawan diskusi yang setimpal, kebiasaan laki-laki yang logis akan tertolong oleh kedewasaan istri yang lebih tua dengan pertimbangan dari banyak sisi, terutama sisi yang berhubungan dengan perasaan dan kepatutan umum.

Selain segala tindakannya yang tenang dan penuh kehati-hatian, kamu juga akan ‘kecipratan’ berkahnya dan mendapat berbagai pertimbangan emas yang tidak pernah terlintas dalam otak kamu sebagai seorang lelaki.

6. Bersikap dan Bertanggung Jawab

Tidak dapat dipungkiri pada titik tertentu, perempuan sering kali bersikap blaming terhadap banyak hal. Nah, kalau pasaganmu lebih tua, ia akan lebih dalam berpikir dan memilih bersikap untuk mengambil tanggung jawab pada pelbagai hal.

Terutama pada hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang istri.

7. Tidak Bergantung Pada Dirimu

Bukan berarti tidak setia atau tidak percaya, tetapi istri yang lebih dewasa akan memutar otak untuk melakukan hal lain di rumah. Ia bisa membangun jejaring bisnis dan menjual kreasinya selama seharian di rumah.

Atau bahkan istri kamu yang lebih tua akan melakukan empowering pada lingkungan sekitarnya. Menjadi istri, ibu dari anak-anak kamu, sekaligus aktivis sosial yang turut menyejahterakan ibu-ibu rumah tangga lainnya.

8. Sabar dan Pemaaf, Penuh Kompromi


Tentu saja ia akan bersikap sabar dan penuh kemaafan pada kebiasaan buruk kamu yang terus berulang. Asalkan kamu tidak belebihan, tentu istrimu akan penuh kompromi.

Lebih dari itu, pasanganmu yang lebih tua akan setia menemanimu dalam berbagai masa sulit. Ia akan mewujud jadi ibu yang benar-benar bijaksana sejatinya.

Ia akan ada saat kamu terpuruk ia mendukungmu dan mengangkatmu agar tidak semakin memburuk. Ia juga akan menahanmu saat kamu berhasil, menahanmu untuk tidak sombong dan mengingatkanmu bahwa semuanya semata-mata hanya titipan Tuhan.

Istri seperti ini yang kamu cari bukan? Jadi, jangan ragu apa lagi takut untuk menikahi perempuan yang lebih tua, oke? Segeralah nikahi dia!




Sumber : enterberita.com

Cara Mudah Mengalahkan 70 Setan Sekaligus...Hanya Dengan 1 Amalan ini...Coba Yuk!!


Bontangers - Cara Mudah Mengalahkan 70 Setan Sekaligus...Hanya Dengan 1 Amalan ini...Coba Yuk!!....... Cara paling cerdas untuk menghadapi pertempuran dengan setan adalah melakukan semua yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala dan menegakkan sunnah-sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Di dalam keduanya terdapat keselamatan dan rekomendasi keberhasilan, janji yang pasti ditepati, dan kebaikan tanpa batas bagi siapa yang meyakini dan bersungguh-sungguh mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di antara banyak ajaran mulia itu, ada satu amalan yang terkesan sederhana, tapi memiliki efek yang menakjubkan bagi keimanan seorang hamba. Lantaran kesan sederhana pula, banyak sekali orang-orang yang meremehkan sehingga urung menjadikannya sebagai prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan, amalan ini hanya bisa dikerjakan jika seorang manusia telah mengalahkan 70 setan.

Dikisahkan oleh Syeikh Ibnu Muflih al-Maqdisi, tersebutlah seorang hamba yang digoda oleh setan beserta bala tentaranya. Setan membawa tujuh puluh anak buahnya untuk menggoda hamba tersebut. Maka ketujuhpuluh setan itu bergelantungan di kedua tangan, kedua kaki, mata, telinga, dan seluruh anggota tubuh si hamba tersebut.

“Aku,” kata salah seorang yang mengetahui hal itu, “akan memeranginya dengan tujuh puluh sedekah.” Tidak dijelaskan secara detail, apakah yang dimaksud melakukan sedekah sebanyak tujuh puluh kali, atau sekali memberikan sedekah terbaik dengan apa pun yang dimiliki.

Maka orang yang berniat sedekah ini pun pulang ke rumahnya. Dia mengambil sebuah kantong yang dipenuhi dengan gandum untuk dibagikan kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan lainnya. “Tiba-tiba,” lanjut sang juru kisah, “istrinya melompat dan mengeluarkan seluruh isi kantong.”

Laki-laki ini pun berjalan gontai menuju masjid. Sesampainya di masjid, ia bergumam, “Aku telah mengalahkan tujuh puluh setan, tiba-tiba ‘ibu’nya datang dan mengalahkanku.”

Yang dimaksud ibunya setan dalam perkataan laki-laki tersebut bukanlah istrinya. Tetapi setan yang berhasil menggoda istrinya sehingga menggagalkan niat mulianya untuk bersedekah guna mengalahkan tujuh puluh setan.

Apa yang dikisahkan oleh Syeikh Ibnu Muflih ini selaras dengan sebuah sabda mulia Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Beliau meriwayatkannya dari Abu Muawiyah, dari al-A’masy, dari Ibnu Buraidah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seseorang baru bisa mengeluarkan sedekah setelah berhasil mengalahkan tujuh puluh setan.”

Berlaku pula makna sebaliknya, jika ingin mengalahkan tujuh puluh setan, maka bersedekahlah...
Sumber : muslimahcorner.com

Buat Kamu! Yang Sudah Terlanjur "ZINA" Dengan Pacar!! Coba Lakukan 5 Hal ini...Semoga Allah SWT Mengampuni DOsa Kalian...

Bontangers - Buat Kamu! Yang Sudah Terlanjur "ZINA"  Dengan Pacar!! Coba Lakukan 5 Hal ini...Semoga Allah SWT Mengampuni DOsa Kalian......Zina termasuk kategori dosa besar  yg dapat membawa seseorang jatuh kejurang kesengsaraan, namun terdapat beberapa amalan agar dosa zina terampuni serta bertaubat pada Allah atas dosa yang sudah dilakukan. Apa sajakah amalan yang bisa menghapus dosa zina?

Islam telah mengajarkan pada setiap umatnya buat selalu menjauhi hal-hal yg dapat menyebabkan dosa zina seperti pacaran, sebab zina artinya perbuatan yang terlarang dan  memiliki dosa yg sangat besar . Seorang yg sudah berbuat zina akan rusak semua kehormatannya di mata orang lain dan  tentu juga di hadapan Allah.

Di era jaman ini, zina termasuk perbuatan yg sudah banyak dilakukan oleh sebagian besar orang karena mereka telah terpengaruh dengan budaya barat yg bebas. Hal-hal yg dapat memicu terjadinya zina sudah lumrah dan  umum  di lakukan oleh setiap orang di dunia ini contohnya pacaran. Tidak hanya orang non-muslim saja yg telah membudayakan sikap ini, umat muslim pun sekarang sudah banyak yg terjerumus dalam perbuatan dosa ini.
Dosa zina apakah bisa diampuni?

Allah Maha Pengampun, Dia sanggup mengampuni hambanya meskipun hamba tersebut memiliki dosa sebesar bumi. Setiap hambanya diberi kesempatan untuk senantiasa bertaubat. Jika manusia benar-benar menyesal, ingin memperbaiki diri dan  bertaubat, maka Allah akan mengampuni setiap dosa-dosa hamba-Nya karena Allah Maha Pengampun dan Maha Kuasa.

Setiap hamba berkewajiban utk selalu bertaubat pada Allah, taubatnya harus  benar-benar dari lubuk hati dan bertekat tidak akan melakukan perbuatan dosa yang sama di lain waktu. Ada lima hal yg wajib  dipenuhi seorang hamba yang ingin menghapus dosa zina yang telah dilakukannya yaitu :

1. TAUBAT

Taubatnya dari zina ialah berhenti dari perbuatan zina. Taubat ialah satu hal yg wajib  dilakukan oleh setiap umat muslim yg sudah berbuat dosa. Taubat dapat dilakukan yaitu dengan  serius menjauhi hal-hal yg menjurus ke perbuatan zina dan  bertekat akan menjauhi perbuatan zina.
Orang yang bertobat dengan kesungguhan akan berhenti dari perbuatan maksiat yang telah dilakukannya dan  tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yg sudah dilakukannya, bahkan  akan menjauhi seluruh perbuatan dosa. Allah akan membukakan pintu maaf selebar lebarnya bagi orang-orang yang dengan sungguh-sungguh bertaubat kepada-Nya.

2. MENYESAL

Tidak cuma berhenti dari perbuatan maksiat, seseorang yang benar-benar ingin menghapus dosanya wajib  memiliki penyesalan yg tulus dari hati sebab sudah melakukan perbuatan maksiat itu. Seseorang yg telah memiliki penyesalan di lubuk hati tidak akan melakukan perbuatan yg sama pada lain waktu mendatang.

3. BERTEKAT TAK AKAN MELAKUKAN KEMAKSIATAN LAGI

Orang yang bersungguh-benar-benar bertaubat tidak akan mengulangi perbuatan maksiat yang sudah dilakukannya di masa lampau. Dia akan senantiasa membentengi diri dari perbuatan yg menjerumus kepada kemaksiatan sehingga tidak akan terjerumus pada lubang yang sama.

4. LAKUKAN AMAL KEBAIKAN SEBANYAK BANYAKNYA DAN SEBAGUS BAGUSNYA

Amal amal kebaikan itu dapat menghapus amal amal keburukan. Istilahnya kita tebus perbuatan salah kita dengan memperbanyak perbuatan baik.

5. JANGAN MENCERITAKAN DOSA TERSEBUT KEPADA ORANG LAIN

Sunnah bagi pelaku zina dan segala perbuatan ma’siyat untuk menutupi perbuatannya tersebut. Menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya di depan hakim untuk dihad/dihukum adalah makruh.
Dosa Zina atau dosa apapun adalah aib, dianjurkan untuk tidak membuka aib sendiri. Rasulullah sholallohu alaihi wasallam mencela pelaku maksiat yang membuka aibnya sendiri dan padahal Allah SWT telah menutupinya,
Beliau bersabda :ه
Setiap umatku dimaafkan kecuali orang yang terang-terangan (melakukan maksiat). Serta termasuk terang2an adalah seorang yang melakukan perbuatan maksiat pada malam hari, lalu pada pagi harinya -padahal Allah SWT sudah menutupnya-, ia mengatakan: wahai fulan, kemarin aku  sudah melakukan ini serta itu –padahal Allah SWT sudah menutupnya- dan  pada pagi harinya dia membuka penutup Allah Subhanahu wata’ala Terhadapnya.




Sumber : ukhtiindonesia.com

Mention / Tag Teman Kamu Yang Punya Hutang Dan Enggan Melunasinya! INI HUKUM ORANG Yang Memiliki Hutang Dalam Islam

Bontangers - “Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga”. (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Risalah kali ini adalah lanjutan dari risalah sebelumnya. Pada risalah sebelumnya, kami telah menjelaskan mengenai keutamaan orang yang memberi pinjaman, keutamaan memberi tenggang waktu pelunasan dan keutamaan orang yang membebaskan sebagian atau keseluruhan hutangnya. Pada risalah kali ini agar terjadi keseimbangan pembahasan, kami akan menjelaskan beberapa hal mengenai bahaya orang yang enggan melunasi hutangnya. Semoga bermanfaat.

Keutamaan Orang yang Terbebas dari Hutang

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Mati Dalam Keadaan Masih Membawa Hutang, Kebaikannya Sebagai Ganti

Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah juga membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.”

Itulah keadaan orang yang mati dalam keadaan masih membawa hutang dan belum juga dilunasi, maka untuk membayarnya akan diambil dari pahala kebaikannya. Itulah yang terjadi ketika hari kiamat karena di sana tidak ada lagi dinar dan dirham untuk melunasi hutang tersebut.

Urusan Orang yang Berhutang Masih Menggantung

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ


“Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.” (HR. Tirmidzi no. 1078. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)
Al ‘Iroqiy mengatakan, “Urusannya masih menggantung, tidak ada hukuman baginya yaitu tidak bisa ditentukan apakah dia selamat ataukah binasa, sampai dilihat bahwa hutangnya tersebut lunas atau tidak.” (Tuhfatul Ahwadzi, 3/142)

Orang yang Berniat Tidak Mau Melunasi Hutang Akan Dihukumi Sebagai Pencuri

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِىَ اللَّهَ سَارِقًا

“Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah no. 2410. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shohih)
Al Munawi mengatakan, “Orang seperti ini akan dikumpulkan bersama golongan pencuri dan akan diberi balasan sebagaimana mereka.” (Faidul Qodir, 3/181)
Ibnu Majah membawakan hadits di atas pada Bab “Barangsiapa berhutang dan berniat tidak ingin melunasinya.”
Ibnu Majah juga membawakan riwayat lainnya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ إِتْلاَفَهَا أَتْلَفَهُ اللَّهُ

“Barangsiapa yang mengambil harta manusia, dengan niat ingin menghancurkannya, maka Allah juga akan menghancurkan dirinya.” (HR. Bukhari no. 18 dan Ibnu Majah no. 2411). Di antara maksud hadits ini adalah barangsiapa yang mengambil harta manusia melalui jalan hutang, lalu dia berniat tidak ingin mengembalikan hutang tersebut, maka Allah pun akan menghancurkannya. Ya Allah, lindungilah kami dari banyak berhutang dan enggan untuk melunasinya.

Masih Ada Hutang, Enggan Disholati

Dari Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Kami duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu didatangkanlah satu jenazah. Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?”. Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak.” Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyolati jenazah tersebut. Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah shalatkanlah dia!” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Iya.” Lalu beliau mengatakan, “Apakah dia meninggalkan sesuatu?” Lantas mereka (para sahabat) menjawab, “Ada, sebanyak 3 dinar.” Lalu beliau mensholati jenazah tersebut. Kemudian didatangkan lagi jenazah ketiga, lalu para sahabat berkata, “Shalatkanlah dia!” Beliau bertanya, “Apakah dia meningalkan sesuatu?” Mereka (para sahabat) menjawab, “Tidak ada.” Lalu beliau bertanya, “Apakah dia memiliki hutang?” Mereka menjawab, “Ada tiga dinar.” Beliau berkata, “Shalatkanlah sahabat kalian ini.” Lantas Abu Qotadah berkata, “Wahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.” Kemudian beliau pun menyolatinya.” (HR. Bukhari no. 2289)

Dosa Hutang Tidak Akan Terampuni Walaupun Mati Syahid

Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ

“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886)
Oleh karena itu, seseorang hendaknya berpikir: “Mampukah saya melunasi hutang tersebut dan mendesakkah saya berhutang?” Karena ingatlah hutang pada manusia tidak bisa dilunasi hanya dengan istighfar.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Sering Berlindung dari Berhutang Ketika Shalat
Bukhari membawakan dalam  kitab shohihnya pada Bab “Siapa yang berlindung dari hutang”. Lalu beliau rahimahullah membawakan hadits dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ » .

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di akhir shalat (sebelum salam): ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGHROM (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang).”
Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan adalah dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. Bukhari no. 2397)

Al Muhallab mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat dalil tentang wajibnya memotong segala perantara yang menuju pada kemungkaran. Yang menunjukkan hal ini adalah do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berlindung dari hutang dan hutang sendiri dapat mengantarkan pada dusta.” (Syarh Ibnu Baththol, 12/37)
Adapun hutang yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung darinya adalah tiga bentuk hutang :
  1. Hutang yang dibelanjakan untuk hal-hal yang dilarang oleh Allah dan dia tidak memiliki jalan keluar untuk melunasi hutang tersebut.
  2. Berhutang bukan pada hal yang terlarang, namun dia tidak memiliki cara untuk melunasinya. Orang seperti ini sama saja menghancurkan harta saudaranya.
  3. Berhutang namun dia berniat tidak akan melunasinya. Orang seperti ini berarti telah bermaksiat kepada Rabbnya.
Orang-orang semacam inilah yang apabila berhutang lalu berjanji ingin melunasinya, namun dia mengingkari janji tersebut. Dan orang-orang semacam inilah yang ketika berkata akan berdusta. (Syarh Ibnu Baththol, 12/38)
Itulah sikap jelek orang yang berhutang sering berbohong dan berdusta. Semoga kita dijauhkan dari sikap jelek ini.

Kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sering berlindung dari hutang ketika shalat?

Ibnul Qoyyim dalam Al Fawa’id (hal. 57, Darul Aqidah) mengatakan : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta perlindungan kepada Allah dari berbuat dosa dan banyak hutang karena banyak dosa akan mendatangkan kerugian di akhirat, sedangkan banyak utang akan mendatangkan kerugian di dunia.”
Inilah do’a yang seharusnya kita amalkan agar terlindung dari hutang: ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGHROM (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang).

Berbahagialah Orang yang Berniat Melunasi Hutangnya

Ibnu Majah dalam sunannya membawakan dalam Bab “Siapa saja yang memiliki hutang dan dia berniat melunasinya.” Lalu beliau membawakan hadits dari Ummul Mukminin Maimunah.

كَانَتْ تَدَّانُ دَيْنًا فَقَالَ لَهَا بَعْضُ أَهْلِهَا لاَ تَفْعَلِى وَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلَيْهَا قَالَتْ بَلَى إِنِّى سَمِعْتُ نَبِيِّى وَخَلِيلِى -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدَّانُ دَيْنًا يَعْلَمُ اللَّهُ مِنْهُ أَنَّهُ يُرِيدُ أَدَاءَهُ إِلاَّ أَدَّاهُ اللَّهُ عَنْهُ فِى الدُّنْيَا ».

Dulu Maimunah ingin berhutang. Lalu di antara kerabatnya ada yang mengatakan, “Jangan kamu lakukan itu!” Sebagian kerabatnya ini mengingkari perbuatan Maimunah tersebut. Lalu Maimunah mengatakan, “Iya. Sesungguhnya aku mendengar Nabi dan kekasihku shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang muslim memiliki hutang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi hutang tersebut, maka Allah akan memudahkan baginya untuk melunasi hutang tersebut di dunia”. (HR. Ibnu Majah no. 2399. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih kecuali kalimat fid dunya –di dunia-)

Dari hadits ini ada pelajaran yang sangat berharga yaitu boleh saja kita berhutang, namun harus berniat untuk mengembalikannya. Perhatikanlah perkataan Maimunah di atas.
Juga terdapat hadits dari ‘Abdullah bin Ja’far, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الدَّائِنِ حَتَّى يَقْضِىَ دَيْنَهُ مَا لَمْ يَكُنْ فِيمَا يَكْرَهُ اللَّهُ

“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam membayar hutang. Ketika dia mampu, dia langsung melunasinya atau melunasi sebagiannya jika dia tidak mampu melunasi seluruhnya. Sikap seperti inilah yang akan menimbulkan hubungan baik antara orang yang berhutang dan yang memberi hutangan.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً

“Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.” (HR. Bukhari no. 2393)

Ya Allah, lindungilah kami dari berbuat dosa dan beratnya hutang, mudahkanlah kami untuk melunasinya.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shollallahu ‘ala nabiyyiina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.



Sumber : rumaysho.com

Hayoooo, Bapak Ibu Yang Habis Melakukan "Sunah Rosul" Malam Jum'at Wajib Baca !! Sahkah ! Mandi Besar Tanpa Menggunakan Shampo dan Sabun ?

Bontangers - Hayoooo, Bapak Ibu Yang Habis Melakukan "Sunah Rosul" Malam Jum'at Wajib Baca !! Sahkah ! Mandi Besar Tanpa Menggunakan Shampo dan Sabun ?  
 
Rukun mandi besar ada dua :

Pertama, Niat melakukan mandi besar, sesuai latar belakang dia melakukan mandi. Jika dia mandi besar karena junub, maka dia berniat mandi untuk menghilagkan hadats besar. Dan jika dia mandi besar untuk jumatan, maka dia berniat mandi hari jumat.

Kedua, Membasahi seluruh badan dengan air, dari ujung rambut kepala sampai ujung kaki.

(al-Wajiz fi Fiqh as-Sunah, hlm. 51).

Mengenai tata cara membasahi seluruh badan dengan air, ada riwayat dari Aisyah dan Maimunah yang menceritakan cara Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi. Selengkapnya bisa anda pelajari.

Dalam penjelasannya, Aisyah mengatakan,

kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengguyurkan air ke seluruh badannya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Demikian pula yang diceritakan Maimunah. Beliau mengatakan,

Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Selanjutnya, beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)

Dalam hadis di atas, tidak ada penjelasan mengenai alat pembersih yang digunakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seperti daun bidara. Karena itu, bukan syarat mandi wajib, harus menggunakan sabun atau shampo.

Kesimpulannya :

Mandi junub boleh dilakukan tanpa sabun maupun shampo, dengan syarat semua anggota tubuh basah

Tega, Anak Ini Biarkan Orangtuanya Tidur di Kuburan

Bontangers - Tega, Anak Ini Biarkan Orangtuanya Tidur di Kuburan -  SEORANG pria 77 tahun diusir oleh anaknya sendiri setelah pria ini dianggap telah menghilangkan anjing mereka. Kakek asal Sri Lanka itu kemudian menghabiskan malam di pemakaman Habarakada tanpa makanan, media Mawbima melaporkan.

Seorang kakek asal Thalagahakanda di kota Theppanawa sekaligus ayah dari dua putra ini rela tidur di kuburan.

Awalnya, kakek ini mengaku pada polisi bahwa ia tinggal bersama salah seorang putranya, namun hanya tidur di bangku belakang rumah dan tak diberi tempat untuk tidur.

“Pada hari kejadian, saya pergi untuk mengambil obat dari Rumah Sakit Theppanawa sekitar pukul 04:00 sore. Saat saya pergi, dua anak anjing mengikuti saya. Namun, ketika pulang ke rumah, menantu saya memarahi saya karena anak anjing itu hilang,” ujar kakek malang ini.

Menantunya tersebut meminta agar orang tuanya itu mencari anak anjing yang hilang sampai ditemukan. Sayangnya, saat kakek ini pergi untuk menemukan anak anjing yang hilang itu, ia tidak kembali ke rumah.

Polisi wilayah Homagama tengah menyelidiki kasus ini. [sm/islampos]
Sabtu, 27 Februari 2016

Ini dia Tabiat Setan Berwujud Manusia , Tag Seseorang Yuk!

setan jin
Memang benar bahwa setan itu ada dua jenis, yaitu setan dari jenis jin dan setan dari jenis manusia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin." (Al-An'am: 112). Kalau setan dari jenis jin insya Alloh gampang mengusirnya. Sangat mudah menangkal serangan-serangannya dengan cara berdoa dan membaca Al Qur'an dengan penuh keimanan.

Namun jika setan itu berasal dari kalangan manusia, tampaknya agak merepotkan dan tidak bisa diusir dengan bacaan-bacaan doa. Lalu siapakah setan di kalangan manusia yang punya kekebalan terhadap bacaan doa itu? Siapa lagi kalau bukan manusia-manusia berperangai jahat. Merekalah manusia yang menyeru pada jalan-jalan kesesatan. Ngajak bermaksiat atau melanggar aturan-aturan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mereka tak bosan-bosannya menghasut orang-orang yang berusaha menjadi baik, agar bisa serupa dengan mereka dalam hal perbuatan. Terhadap orang yang terlihat agamis dan komitmen terhadap ajaran Islam, mereka sering melontarkan kata-kata, "ah, jangan munafik lah!", "Sok suci", "pikirannya sangat picik", "kuno", "kampungan", "kolot" dan lain sebagainya. Dan ketika ada pemuda yang agamis tapi akhirnya berbuat dosa, maka mereka akan merasa senang luar binasa. Hingga munculah istilah-istilah baru dari mulut setan-setan berwujud manusia ini, diantaranya, "kemunafikan berkedok agama".

Tidak hanya itu, bahkan para setan itu tak segan-segan mengolok-olok orang yang melakukan perbuatan halal namun haram versi mereka. Contohnya, kasus poligami para ustadz. Dan menurut mereka poligami itu perbuatan keji, sementara zina dan perselingkuhan dianggap sebagai sesuatu yang wajar, dengan kata lain tidak mengapa menurut mereka.Astaghfirulloh.

Dari sedikit uraian di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa diantara ciri setan berwujud manusia itu antara lain :
1. Selalu mengajak pada kemunkaran
2. Mengolok-olok manusia yang berbuat baik
3. Setiap orang yang religius akan dicap munafik, sok suci, dll
4. Merasa bangga jika ada orang yang agamis akhirnya berbuat dosa. (misalnya korupsi).

Kalau membicarakan tentang watak setan berwujud manusia rasanya tak akan ada habisnya. Karena para pengikut setanisme akhir-akhir ini semakin banyak dan sulit diluruskan. Mudah-mudahan kita tidak terlibat dalam melakoni watak setan dalam kehidupan ini. Biarlah dibilang munafik ketika kita berusaha menjadi orang baik, karena pada dasarnya kata-kata itu hanya olokan saja untuk menggoyahkan azzam kita. Kita berdoa agar Allah SWT menganugerahi kita keistiqomahan hingga akhir hayat kita.Amiin.

Kisah Nyata Keajaiban Istighfar

bus patas
Pernahkah anda mengalami kebelet pengen BAB dan BAK ketika naik bus? Saya pernah mengalaminya dan rasanya memang luar biasa tidak nyaman. Kalau perjalanan jauh dengan mobil pribadi mungkin bisa berhenti semau kita di masjid atau di pom bensin. Kalau naik bus tidak bisa seperti itu, kecuali kalau kita turun dan berganti bus.

Waktu itu saya pulang dari acara meeting di kota Solo. Tepatnya pada hari jum'at tanggal 11 Desember 2015. Dalam perjalanan dari Yogyakarta - Purwokerto, saya merasakan ada yang tidak beres pada perut saya. Pengen BAB dan BAK yang sudah benar-benar kepepet. Sejak dari kota Purworejo rasanya sudah tidak karuan, sehingga saya banyak berdzikir dan berdoa.

Dalam kondisi seperti itu saya teringat tentang kisah keajaiban istighfar. Dengan banyak istighfar, semua doa akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Maka saya perbanyak istighfar dan berdoa, "Ya Allah, kumohon kepada-Mu agar bus yang aku naiki ini berhenti dekat pom bensin agar aku bisa buang hajat, atau terserah bagaimana caramu supaya aku tidak harus berganti bus". Doa itu saya ucapkan berulang-ulang dan diselingi dengan banyak istighfar.

Ajaibnya, ketika sampai di wilayah Kutoarjo terjadi kemacetan karena ada perbaikan jembatan. Dan Bus Efisiensi yang saya tumpangi berhenti di dekat pom bensin seperti yang saya minta dalam doa saya. Melihat kesempatan itu, saya langsung pamit ke teman-teman saya dan ijin ke sopir bahwa saya berhenti di sini saja. Saya langsung berlari dengan perasaan tak karuan karena menahan BAB dan BAK yang sudah klimak.he..he..

Setelah selesai buang hajat, rasanya plong sekali. Saya merasa seperti orang yang paling bahagia di dunia, setelah terbebas dari musibah. Setelah itu saya keluar dari pombensin dan mencoba melihat bus efisiensi yang saya tumpangi tadi. Kalau sudah jalan jauh, berarti saya harus nyari bus lagi. Dan mestinya akan dapat bus ekonomi, karena bus executive class biasanya tidak mau diberhentikan di jalan.

Dan atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala, bus efisiensi yang saya tumpangi masih terjebak macet, posisinya belum bergeser dan masih ada di depan pombensin. Allahu akbar... ternyata doa saya langsung dikabulkan oleh Allah dengan cara yang diluar perkiraan saya. Saya tidak harus berganti bus dan tentunya tidak jadi kehilangan tiket.

Dalam hati saya bergumam, ya Allah terima kasih atas dikabulkannya doaku, meski harus membuat taqdir kemacetan di jalanan kota Kutoarjo. Saya tidak ingin mengatakan kejadian itu sebagai kebetulan, karena hal itu berarti mengingkari campur tangan Allah dan tidak bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Si Dia Masih Menyimpan Foto Mantan? Ini Alasannya, Bagaimana Dengan Alasan Kamu???

Sebuah penelitian terbaru di Inggris menunjukkan bahwa mayoritas orang sengaja menyimpan kenangan dengan sang mantan. Mengapa demikian?

Nah, menurut hasil penelitian itu perempuan cenderung untuk melakukannya dengan alasan-alasan sentimental. 61 persen mengaku mereka melakukannya untuk menyimpan kenangan manis dalam hidupnya. Sedangkan hanya 56 persen dari pria mengatakan hal yang sama.

Penelitian mengungkap fakta alasan lain yang menyebabkan pria masih menyimpan foto sang mantan.
20 persen pria mengatakan mereka masih menyimpan diam-diam foto mantan mereka dari pasangannya saat ini. 17 persen mengatakan mereka merasa bersalah kepada pasangan merekan karena masih menyimpan foto sang mantan. 12 persen mengakui bahwa mereka masih memiliki perasaan untuk mantan mereka. Alasan ini menjelaskan mengapa mereka merasa begitu bersalah. 9 persen dari pria mengakui menyimpan foto dalam file tersembunyi pada komputer mereka.

Hubungan masa lalu adalah bagian dari Anda. Saat berpisah, Anda mungkin masih peduli dengan mantan Anda dalam arti platonis. Seperti artikel di Daily Mail mengatakan, "Pasangan yang matang secara emosional akan dapat menerima bila masih menyimpan kenangan manis masa lalu." Bagaimana dengan Anda? Mungkin Anda merasa emosi atau cemburu bila mengetahui si dia masih menyimpan foto sang mantan.

Kalau memang Anda memergoki suami atau pacar masih menyimpan foto sang mantan, sudah jelas bukan bahwa bukan berarti mereka masih memendam sisa-sisa rasa cinta? Jadi jangan panik atau marah dulu, karena toh menyimpan sebuah kenangan manis bukan hal salah. Mungkin saja, Anda sendiri yang masih menyimpan foto sang mantan, sekedar untuk mengenang saat-saat menyenangkan dahulu. Bukan masalah.

Itu adalah hasil penelitian, bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah itu masalah?

Suami Menyimpan Foto Mantan Istri, Mungkin Ini Maksudnya!

Suami Menyimpan Foto Mantan Istri
Meski sudah putus dari satu tahun atau satu bulan yang lalu, mungkin masih banyak mereka yang menyimpan foto mantan istri/pacar. Bahkan, mereka yang sudah punya istri/pacar baru juga masih menyimpan foto mantannya lho.

Baik cewek ataupun cowok, pasti ada yang hingga saat ini masih menyimpan foto mantan istri/pacarnya. Tapi, yang akan dibahas disini adalah cowok. Yuk, cari tahu alasan cowok masih simpan foto mantan istri/pacarnya!

Ibu Rieny yang terhormat,
Saya sangat suka Rubrik Psikologi yang Ibu asuh. Apa yang Ibu sampaikan, menambah kekayaan batin saya (Terima kasih - RH). Usia saya 23 tahun dan sudah menikah dengan lelaki pilihan saya, usianya terpaut 10 tahun lebih tua. Kini usia perkawinan kami telah menginjak masa 3 tahun. Selama 2 tahun, kami menikah siri dan baru setahun ini resmi menikah, tapi belum dikaruniai anak. Kami pun pernah berpacaran selama setahun sebelum menikah.

Saya termasuk terbuka dan memiliki keluarga yang harmonis.Sedangkan suami orangnya sangat introvert dan misterius. Dia tak pernah masuk dalam lingkup pergaulan teman­teman kerja saya. Sejak pacaran, suami tidak mau terbuka dan terkesan menutupi masa lalunya. Sampai akhirnya saya dengar dari orang yang bisa dipercaya bahwa dulunya dia seorang playboy, gonta-ganti pacar, nge-drugs dan suka minum­minuman keras.

Kalau saya tanya, dia hanya bilang bahwa masa lalunya kelam dan tak perlu diungkit­ungkit lagi. Dan menurut penilaian saya (sejak kenal dia hingga detik ini), dia tidak pernah neko­neko, perhatian, sabar, dan sayang sama saya. Seharusnya saya bersyukur, karena dia orangnya juga ganteng dan baik. Mertua ataupun keluarganya juga bersikap baik pada saya, apalagi ibu mertua, sangat baik dan sayang sama saya.

Masalahnya, saya ini posesif dan cemburuan. Sekitar 2 minggu lalu saya menemukan surat cinta buat suami dari seorang perempuan (sebut saja R). Juga, buku­buku pelajaran yang bertuliskan nama R dan nama suami saya (sebut saja A). Jantung ini rasanya mau copot dan hampir pingsan membaca/melihat semuanya itu. Semua orang mungkin akan menertawakan saya, karena surat dan lain sebagainya itu ditulis 14 tahun lalu. Hanya, sampai sekarang masih rapi tersimpan.

Persoalan ini mungkin sepele bagi sebagian orang, tetapi sifat orang kan macam­macam ya, Bu. Saya sampai insomnia berat selama 2 minggu terakhir ini. Saya takut suami masih mengingat mantan pacarnya, karena segala hal tentangnya masih ada. Lagipula, saya mendengar cerita dari ibu mertua bahwa dulu, A dan R sudah 7 tahun berhubungan, tapi akhirnya mereka pisah karena R dipaksa kawin oleh orang tuanya dengan orang lain yang satu suku dan sangat kaya. R akhirnya lari ke rumah suami dan minta izin tinggal bersama di rumah. Ibu mertua tentu tidak setuju, karena waktu itu suami belum kerja dan masih kuliah. Entah akhir ceritanya bagaimana, saya tidak menanyakan, sampai kemudian suami menjalin hubungan dengan N, tapi ibu mertua tidak setuju karena beda agama.

Bu, mungkin persoalan akan jadi lain bila suami cerita soal kisahnya itu saat kami masih pacaran. Saya bisa menerima dia dan masa lalunya. Masalahnya, saya pernah membaca bahwa lelaki yang tertutup dan tidak berterus-terang soal masa lalunya artinya masih belum bisa melupakan mantannya. Benarkah itu, Bu? (belum tentu, karena berterus-terang pun tidak harus berarti melupakan masa lalu, sementara orang yang terbuka pun tetap berpeluang untuk tidak mau melupakan masa lalunya - RH)

Mohon saran dari Ibu, bagaimana cara menghalau pikiran­pikiran buruk, karena sempat terpikir di benak saya, mungkin R sudah menyerahkan dirinya pada suami sebelum ia menikah dengan orang lain yang tidak dicintainya.

Kini, setiap kali dekat dan melihat suami, saya seakan dibayang­bayangi mantannya itu. Suami pun laksana orang asing di mata saya. Saya ingin pergi jauh mencari kerja di kota lain supaya tidak ketemu suami, tapi keinginan itu hanya sampai di hati. Suami juga pernah mengancam, lebih baik berpisah daripada terus diwarnai pertengkaran dan saling acuh.Katanya, saya harus mengubah sifat saya yang hanya mengungkit/mempersoalkan masa lalu, padahal saya hanya mempersoalkan kenapa surat yang sudah berumur 15 tahun masih ia simpan.

Saat surat ini saya tulis, saya dan suami sudah berbaikan, Bu, tapi, perasaan, pikiran­pikiran buruk selalu membayangi/menghantui. Bagaimana cara menghilangkannya ya Bu? Saya sangat tersiksa dan merasa saya dibohongi suami. Rasanya, saya seperti patah hati, terluka dan pedih hati saya, Bu. Saya sulit menenangkan hati dan perasaan. Bagaimana nanti dengan kelangsungan rumah tangga kami? Tolonglah saya Bu, terima kasih.

Ny. X - somewhere

Ibu X yang terhormat,
Cara kita melihat permasalahan memang amat ditentukan oleh bagaimana perasaan yang sedang mendominasi diri di saat itu. Cobalah Anda duduk di sebuah ruangan dan mulai menghitung apa saja yang Anda lihat di ruangan tersebut pada saat Anda duduk itu. Tulis jumlahnya, lalu perhatikan lagi ruangan itu selama 10 menit, mulai lagi menghitung, ada berapa macam yang Anda lihat. Bisa benda, bisa warna, benda hidup atau mati, di atas, di bawah, dan seterusnya. Tulis lagi jumlahnya. Anda pasti akan mendapati bahwa dalam selang waktu 10 menit, jumlah itu sudah berbeda. Biasanya, bertambah banyak yang Anda lihat, karena di kesempatan kedua, Anda sudah lebih seksama mengamati.

Ilustrasi sederhana tadi mau menggambarkan bahwa proses pengamatan manusia amatlah terbatas bila dibandingkan dengan ketersediaan jumlah apa-apa (benda, mahluk hidup, tumbuhan, dan sebagainya) yang dapat masuk ke dalam pengamatannya. Karena itulah, dalam melakukan pengamatan, manusia lalu melakukan seleksi alias memilih apa yang sedang akan dijadikannya hal yang ia amati (atau bisa juga teramati olehnya). Dan ini yang kemudian kita katakan sebagai pusat perhatian, fokus maupun prioritas pengamatan.

Yang paling sering terjadi, hal-hal di atas dipengaruhi oleh perasaan yang sedang bekerja dalam diri seseorang. Maka, kita perlu sekali menyadari bahwa yang memengaruhi kita bukanlah apa yang kita amati atau apa yang sedang terjadi pada kita, melainkan justru perasaan kita terhadap hal-hal tersebut.

Di dalam perkawinan, perbedaan pengamatan, cara pandang, atau istilah yang lebih keren persepsi, inilah yang acapkali memicu ketegangan-ketegangan yang tidak selalu perlu dan bermanfaat, sebenarnya. Dan, hanya dengan berkomunikasilah kesenjangan yang berdampak pada perbedaan itu lalu dapat diatasi.

Wah, saya sudah melompat kepada cara mengatasinya. Mari kita kembali pada masalah utama Anda yang jengkel karena "hanya" pertanyaan: "Kenapa surat 15 tahun lamanya masih disimpan?" bisa membuat suami demikian jengkelnya. Bagaimana kalau ternyata, bila suami ditanya kenapa ia marah, ia juga berbalik mengatakan: "Wong hanya surat kok, kenapa harus dipermasalahkan?" Buntu kan, jadinya?

Bicara perasaan, Anda ini saya bayangkan seperti seorang "tuan tanah" tempo doeloe yang bukan hanya berkuasa atas tanah yang ia miliki, tetapi juga orang-orang yang hidup di atas tanahnya termasuk juga anak-anaknya dan mau jadi apa anak-anak itu nantinya! Bu X, ketika 2 orang mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan, ada 2 hal yang akan tetap menjadi milik pasangan kita 100 persen selamanya. Yang pertama adalah keimanannya (dalam hal ini hanya ia dan Tuhan yang tahu), dan yang kedua adalah alam pikirannya. Kita tak pernah punya kuasa untuk tahu, apalagi mengendalikan kedua hal tadi.

Alam pikiran berisi apa yang sedang menjadi fokus perhatiannya saat ini, apa isi kenangan masa lalunya dan bahkan juga bagaimana sesungguhnya perasaan cintanya pada kita? Bukankah dalam ikatan perkawinan, kita cuma berpeluang untuk menangkap kesan-kesan saja dari apa yang (kita pikir) ada dalam benak pasangan hidup kita?

Maka, jangan heran kalau unsur perekat perkawinan yang paling utama setelah komitmen adalah TRUST alias kejujuran. Makin jujur kita mengungkapkan isi pikiran yang terkait dengan cinta, kasih sayang dan kepedulian pada pasangan hidup kita, disertai keselarasan dalam sikap dan perilaku, makin besar pula peluang kedekatan yang akan terbina. Mana ada sih pria misterius bisa kita cintai sepenuh hati? Yang ada, kita akan merasa deg-degan bila berada di sampingnya, kalau kita tak pernah yakin siapa sih dia sebenarnya.

Dalam kondisi permasalahan yang Anda rasakan, saya anjurkan Anda berpegang pada 3 pertanyaan mendasar sebelum Anda telanjur "Bersakit-sakit hati dahulu, makin sakit hati kemudian," karena keluhan terasa tak ditanggapi serius oleh suami! Yang pertama, Apa yang sebenarnya Anda inginkan dari suami dengan mempermasalahkan hal itu (kenapa surat masih disimpan).

Kalau Anda jawab, "Saya ingin kejujurannya tentang hal itu," tanyakan pertanyaan kedua, Kenapa? Di sini kita mencari penyebabnya, tetapi ingat, harus dikaitkan dengan manfaat yang akan diperoleh di masa kini bila ini terjawab. Artinya, kita perlu sangat berhati-hati bila mempermasalahkan sesuatu yang jelas-jelas sudah tak ada dampaknya terhadap pernikahan sekarang. Toh suami tak pernah bicara tentang perempuan itu, toh Anda tidak dibanding-bandingkan dengan dia, toh dia juga tak pernah muncul mengganggu suami Anda?

Yang ketiga, yang paling membutuhkan kejujuran saat menjawabnya adalah, Apakah benar memang ini masalah utamanya? Perempuan adalah makhluk Tuhan yang paling pandai berkilah di muka bumi ini, sementara lelaki adalah mahluk-Nya yang paling suka hal-hal yang "praktis-praktis saja"! Benda (surat cinta) yang di mata suami mungkin sudah berubah menjadi sebuah "monumen" atau kesejarahan masa lalunya, tetaplah sebuah benda baginya, yang tak perlu mendatangkan emosi atau perasaan apa pun walau ia simpan, sehingga ia merasa terganggu ketika Anda mempermasalahkannya.

Jangan-jangan, Anda punya kebutuhan yang demikian besar dalam diri Anda untuk "menguasai "suami, sehingga apa-apa yang di masa lalu merupakan kenyataan bahwa ia toh pernah punya hati untuk perempuan lain, selain Anda, lalu mengganggu perasaan kepemilikan Anda padanya. Maaf ya, Bu X, saya kok menduga justru hal inilah yang memicu rasa tak senang dan tak nyaman di hati Anda. Akarnya adalah kebutuhan untuk memiliki power, sementara para suami biasanya justru paling sensitif kalau istrinya sudah masuk ke wilayah ini, karena ia juga punya kebutuhan besar untuk merasa memiliki power atas istrinya, bukan?

Nah, jangan malu untuk mengakui bahwa Anda membesar-besarkan masalah, kalau ternyata jawaban atas ketiga pertanyaan tadi tidak memberi penguatan atau pembenaran atas perasaan yang kini melanda Anda. Kalau kemudian hati nurani Anda mengatakan, "Iya ya, kok aku meributkan hal yang kalau tak aku ungkit-ungkit sebenarnya tak berpengaruh pada kehidupanku kini," itulah saatnya Anda menguatkan diri dan meningkatkan keyakinan diri bahwa toh akhirnya, Anda yang dipilih suami untuk mengarungi kehidupan ini bersamanya.

Sambil memantapkan hal di atas, kurangilah kebiasaan untuk "mengorek-ngorek" percintaan suami di masa lalu, kalau ini lalu hanya membuat Anda cemburu dan jengkel. Berkonsentrasilah pada hidup kita di masa kini dan yang akan datang. Bukankah kebahagiaan yang kita dambakan adanya juga di kekinian kita, bukan di masa-masa yang sudah lampau (apalagi kalau itu adalah di masa dimana kita bertemu dan berkenalan dengan suami pun belum!) Salam hangat.
Minggu, 21 Februari 2016

Benarkah Rasulullah Pernah Menyebut Bangsa Indonesia ?

Prof. DR. al-Muhaddits as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki

Tatkala salah satu guru Prof. DR. al-Muhaddits as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki dan Al-'Allamah al-'Arif billah Syaikh Utsman bersama rombongan ulama lainnya pergi berziarah ke Makam Rasulullah saw., tiba-tiba beliau diberikan kasyaf (tersingkapnya hijab) oleh Allah swt. dapat berjumpa dengan Rasulullah saw.

Di belakang Nabi Muhammad saw. sangat banyak orang yang berkerumunan. Ketika ditanya oleh guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki itu: “Ya Rasulullah, siapakah orang-orang itu?”

Rasulullah saw. pun menjawab: “Mereka adalah umatku yang sangat aku cintai.”


Dan diantara sekumpulan orang yang banyak itu ada sebagian kelompok yang sangat banyak jumlahnya. Lalu guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki bertanya lagi: “Ya Rasulullah, siapakah mereka yang berkelompok sangat banyak itu?”

Rasulullah saw. kemudian menjawab: “Mereka adalah bangsa Indonesia yang sangat banyak mencintaiku dan aku mencintai mereka.”

Akhirnya, guru as-Sayyid Muhammad al-Maliki itu menangis terharu dan terkejut. Lalu beliau keluar dan bertanya kepada jama’ah: “Mana orang Indonesia? Aku sangat cinta kepada Indonesia.” (Dikutip dari ceramah Syaikh KH. Muhyiddin Abdul Qadir al-Manafi).

Bukti kecintaan as-Sayyid Muhammad al-Maliki kepada orang Indonesia adalah dengan membangunkan Pesantren khusus untuk orang Indonesia di Mekkah. Dan beliau sangat senang dan bahagia apabila ada orang/ulama Indonesia yang menyempatkan bersilaturrahim di rumahnya. Bahkan beliau sering memberikan buah tangan (hadiah) kepada orang/ulama Indonesia yang bersilaturrahim tersebut. [pintarin]

Bagi Kamu Yang Suka Menyingkat Atau Memodifikasi Salam, Baca Ini! Tolong Hormati Syariatmu!

Semakin maju peradaban modern semakin aneh saja rasanya, banyak orang "alay" yang memodifikasi, menyingkat salam semaunya, seenak lidahnya, mereka tidak tau atau tidak peduli, beda kata beda arti, bahkan artinya jauh dari arti salam yang sesungguhnya.

Saya paling tidak suka model yang beginian, contohnya banyak yang chat saya dengan kata "A5s", saya langsung balas pant*t siapa? ada apa ya? kok tiba-tiba langsung bilang "a5s"? my a5s atau your a5s? kebanyakan hanya bengong dan tidak mengerti yang saya maksud, perhatikan gambar berikut :



Berikut beberapa makna dari Salam Gaul yang biasa digunakan oleh orang malas tersebut :

1. As = orang bodoh ; keledai
2. Ass = pantat
3. Askum = celakalah kamu
4. Assamu = racun
5. Samlekum = matilah kamu
6. Salom / syalom= dari bahasa Ibrani untuk sesama kristen dan ada 263 kata di dalam kitab perjanjian lama dan perjanjian baru.
7. Mikum = dari bahasa Ibrani Mari Bercinta

Apa salahnya dengan mengetik salam dengan sempurna, karena disana terdapat banyak kebaikan seperti yang sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW

1. Salam pendek : "Assalamualaikum". dengan 10 kebaikan.
2. Salam sedang : "Assalamualaikum warohmatulloh". dengan 20 kebaikan.
3. Salam panjang : "Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh". dengan kebaikan sempurna.

Ayo.. Mulai sekarang mari gunakan salam yang benar, sesuai dengan tuntunan Rasul karena salam itu adalah do'a bagi saudara kita. Ayo Bantu Bagikan Agar Semakin Banyak Yang Tau.. [wawbanget]

HASIL RISET MENUNJUKAN..!!! 11 Penyakit Berbahaya Ini Disebabkan Karena Sering Memakai Pakaian Yang Ketat

Wanita yang sukai kenakan pakaian ketat terkecuali tidak mematuhi syariat nyatanya juga membahayakan untuk kesehatan. Hasil riset, banyak penyakit yang mengintai wanita yang sukai kenakan pakaian ketat. Apa sajakah?

11 Penyakit Berbahaya Ini Disebabkan Karena Sering Memakai Pakaian Yang Ketat
11 Penyakit Ini Berbahaya Disebabkan Karena Sering Memakai Pakaian Yang Ketat

Di bawah ini bahaya penyakit disebut, menurut pakar kesehatan :

1. Paresthesia
Dr Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, beberapa waktu terakhir menyebutkan kalau celana ketat sepinggul berpeluang menyebabkan penyakit paresthesia.
Arti paresthesia sendiri, menurut Kamus Kedokteran Dorland, bermakna perasaan sakit atau abnormal seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar serta sejenisnya.

Dalam tulisannya di Canadian Medical Association Journal, Parmar mengaku, satu tahun paling akhir ini kehadiran cukup banyak pasien yang dapat digolongkan sebagai korban paresthesia. Dia telah menyembuhkan sekurang-kurangnya tiga wanita berumur 22-35 th. yang mengeluhkan rasa panas serta gatal di sekitaran paha.

Masalah saraf enteng itu berlangsung karena mereka sukai sekali menggunakan celana ketat hanya pinggul, sekurang-kurangnya dalam enam bln. paling akhir. Hasil riset Parmar tunjukkan, kelainan itu jadi permanen sepanjang celana ketat sepinggul melilit di badan. Itu penyebabnya Parmar merekomendasikan menjauhi semua jenis baju ketat sepanjang therapy.

Menurut dr Andradi Suryamiharia Sp. S (K), spesialis saraf yang setiap harinya bertugas di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta serta staf pengajar FK-UI itu, sebagai masalah saraf, paresthesia mudah dikenali gejalanya berbentuk kesemutan yang makin lama beralih jadi mati rasa.

Kesemutan berlangsung karena terganggunya saraf pinggir, yaitu saraf yang ada diluar jaringan otak di sekujur badan. Biasanya lantaran tertekan, infeksi, ataupun masalah metabolisme.


2. Ancaman Jamur
Menurut dr Kusmarinah Bramono Sp. KK, spesialis kulit serta kelamin RSCM, pada intinya semuanya type baju ketat punya potensi menyebabkan tiga jenis masalah kulit baik itu hanya pinggul ataupun diatas pinggul.

Hal semacam itu dikarenakan permasalahan kelembapan yang sangat mungkin jamur subur berkembang biak. Akhir-akhir ini, pasien korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit serta Kelamin RSCM bertambah dibanding bebrapa th. terlebih dulu.

Selama th. 2002, sekitaran 35 % pasien dapat dibuktikan terkena serangan jamur.
Umur mereka sekitar 15 45 th.. Walau tidak semua terkait dengan rutinitas berbusana, namun kecenderungan meningkatnya jamur sebagai sumber penyakit kulit harus diwaspadai. Idealnya, di negara tropis seperti Indonesia, baju ketat atau sangat tidak tipis memanglah mesti dijauhi.

Kulit jadi kekurangan ruangan untuk “bernapas”, sesaat cairan yang keluar dari badan cukup banyak. Mengakibatkan, permukaan kulit jadi lembab. Bila tidak disertai baju yang pas, jamur semakin lebih gampang beranak pinak.
Type jamur yang banyak didapati yaitu jamur panu (bercak putih, cokelat, atau kemerahan), jamur kurap dengan bintik menonjol gatal, dan jamur kandida yang basah serta gatal.

3. Sisa Hitam
Sesuai sama namanya, tanda-tanda gatal serta beruntusan sebagai trade mark sang dermatitis cuma nampak apabila berlangsung gesekan pada kulit dengan benda dari luar badan.

Benda asing yang punya potensi gesek tinggi bukan sekedar benda keras, seumpama : perhiasan, arloji, atau ikat pinggang. Baju keseharian, bila sangat ketat melekat di badan, atau terbuat berbahan berkontur kasar dapat juga menyebabkan luka.

“Celana ketat terlebih punya pengaruh pada keadaan kulit di sela-sela paha. Awalannya mungkin saja hanya radang enteng. Namun, bila prosesnya berjalan lama, dapat menyebabkan bercak hitam di pangkal paha, ” kata Kusmarinah Bramono.

Bila si yang memiliki badan insaf serta menghindari diri dari baju ketat, warna hitam tadi mungkin saja saja menyusut atau hilang sekalipun. Tetapi, Kusmarinah mengingatkan, sistem menyingkirkan noda hitam itu tidak dapat dikerjakan secepat membalik telapak tangan.

4. Kanker Ganas Melanoma
Riset ilmiah kontemporer sudah temukan sebenarnya wanita kenakan pakaian ketat atau transparan, punya potensi alami beragam penyakit kanker ganas melanoma di sekujur badan yang terbuka.

Kanker Melanoma yaitu kanker kulit yang begitu beresiko, serta kanker ini umumnya diawali dengan sinyal hitam pada kulit, atau tahi lalat. Tahi lalat yaitu himpunan sel pigmen abnormal (melanosit) yang nampak pada kulit.

5. Kemandulan
Baju ketat dapat juga mengakibatkan kemandulan pada wanita. Pada cuaca dingin, baju ketat tak berperan melindungi suhu badan dari serangan udara dingin. Suhu yang sangat dingin terang bisa membahayakan keadaan rahim (Al-Istanbuli, 2006).

    
6. Mengganggu mobilitas usus
Menurut Dr Octaviano Bessa, seseorang internis dari Stamford, Connecticut menjelaskan pemakaian celana yang sangat ketat bisa mengganggu motilitas dari usus. Perihal ini pula yang bikin seorang terasa tak nyaman atau sakit pada perut sesudah dua atau tiga jam sesudah makan.

Tetapi kadang-kadang orang-orang tak mengerti kalau keadaan itu dikarenakan oleh pemakaian celana yang ketat.

7. Menyebabkan pembekuan pembuluh darah
Pemakaian baju ketat akan mengganggu gerakan badan yang bisa menyebabkan munculnya pembekuan darah didalam pembuluh darah, bikin aliran darah terganggu. Hal semacam itu mengakibatkan varises serta masalah yang di sebabkan type baju ketat dalam periode waktu yang lama yaitu bikin bentuk badan jadi jelek serta mengakibatkan kerusakan tulang punggung.

8. Mengganggu kesuburan serta masalah jamur di sekitaran organ
Hasil riset yang dikerjakan di negara John Bull (Inggris), mengatakan, endometriosis (satu masalah yang kerap menyebabkan masalah kesuburan pada wanita) disangka lantaran dikarenakan rutinitas seorang yang senantiasa menggunakan baju ketat sepanjang bertahun-tahun.
Memakai baju ketat bakal menyebabkan beberapa sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lantas berdiam di indung telur, hingga kesehatan jadi terganggu.

9. Mengakibatkan kerusakan kwalitas sperma serta mengakibatkan kemandulan
Berdasar pada riset kalau pemakaian baju ketat mengakibatkan penurunan kwalitas sperma yakni jumlah sperma yang umumnya 60 juta per mililiter saat ini turun mencolok sampai ke angka 20 juta per mililiter.

Sesudah dikerjakan riset mendalam nyatanya masalahnya masihlah berlangsung pada skrotum susunan yang membuat perlindungan penis. Suhu yg tidak normal pada skrotum lantaran kerap ditekan oleh celana jeans ketat dapat menyebabkan jelek pada kwalitas sperma lantaran tumpukan keringat yg tidak dapat keluar di sekitaran penis.

Pasti bakal menyebabkan jamur yang bakal tingkatkan suhu testis dalam produksi sperma. Biasanya suhu hawa yang kondusif untuk organ vital wajarnya hingga 36, 5 derajat celcius, tetapi waktu menggunakan celana ketat, suhu udarapun naik jadi 37 derajat celcius. Keadaan yang panas ini begitu beresiko buat sperma.

Satu riset membuktikannya dengan mengambil sampel pria yang sukai kenakan celana ketat. Jumlah sperma yang di produksi umumnya 60 juta permilimiter, dengan memakai celana ketat jumlah sperma turun mencolok sepertiganya, yaitu 20 juta permililiter.

Kenapa hal semacam ini dapat berlangsung? Nyatanya masalahnya terdapat pada skrotum. Suhu yg tidak normal pada skrotum lantaran celana jeans ketat dapat menyebabkan jelek pada kwalitas sperma loh sahabat mengapa? lantaran tumpukan keringat yg tidak dapat keluar di sekitaran organ vital.

Ini bakal menyebabkan jamur yang bakal tingkatkan suhu testis dalam produksi sperma, apabila diteruskan bakal jadi gatal serta bakal menyebar ke sisi buah zakar. Ujung-ujungnya juga pada akhirnya terdapat pada kesuburan kalian, meskipun dengan cara genetik anda termasuk juga keturunan yang subur, namun dengan rutinitas pemakaian celana jeans ketat dapat turunkan kwalitas kesuburan.

10. Menghalangi oksigen badan
Mungkin saja terdengar berlebihan namun hal semacam ini kerap dihadapi oleh sebagian wanita. Walau korset telah tak popular lagi, baju semacam itu bisa kurangi penggunanya meningkatkan paru-parunya serta hal semacam ini bakal menyebabkan nafas merasa berat.

Diluar itu, bakal mengecilkan oksigen yang masuk kedalam badan. Kelompok baju seperti ini termasuk juga baju dalam pernikahan, bustier, serta spandek

11. Menambah asam lambung
Sangat ketat akan mengakibatkan naiknya cairan asam lambung lantaran desakan yang sangat besar pada perut. Hal semacam ini bisa tingkatkan desakan di daerah abdominal yang bakal mengakibatkan asam lambung naik ke kerongkongan.
Benarlah firman Allah SWT : ”Thaahaa. Kami tak turunkan Al Quran ini padamu supaya anda jadi sulit. Namun sebagai peringatan untuk orang yang takut (pada Allah). Yakni di turunkan dari Allah yang membuat bumi serta langit yang tinggi. (yakni) Tuhan yang Maha Pemurah, yang bersemayam diatas ‘Arsy” (QS Thoha : 1-5).

Semoga bermanfaat, jangan lupa dibagikan ya...

Sumber : cintaislami. com